Quick Login

Author Topic: Omega 3  (Read 218 times)

Pincuk

  • Hero Member
  • *****
  • Posts: 597
  • Karma: +0/-0
    • View Profile
Omega 3
« on: October 14, 2018, 10:36:50 AM »
Omega-3 sering disebut sebagai bahan super yang kaya dengan manfaat. Sehingga banyak perusahaan obat dan suplemen di pasaran yang mengklaim bahwa produknya mengandung omega-3, kemudian dijual dengan harga mahal. Hanya saja tidak semua hal yang diklaim sebagai manfaat omega-3 tersebut telah teruji secara klinis.

Minyak ikan yang dijual di pasaran umumnya mengandung dua jenis omega 3, yaitu asam dokosaheksaenoat (DHA) dan asam eikosapentanoat (EPA). Selain dua zat tersebut, dikenal pula asam alfa-linolenat (ALA) yang akan diproses tubuh menjadi asam lemak omega-3. Selain dari suplemen minyak ikan, omega-3 juga dapat diperoleh dari beberapa jenis minyak sayur, kacang-kacangan dan biji-bijian.

Bahan makanan dan suplemen yang mengandung omega-3 sering dipercaya menjadi sumber yang membantu melawan gangguan kesehatan, seperti penyakit jantung, mencegah demensia, serta berperan penting dalam perkembangan janin. Namun beberapa penelitian yang menyimpulkan hal di atas, tidak dijalankan dengan mekanisme yang tepat.

Demensia atau gangguan daya ingat, daya berpikir, dan cara berperilaku diklaim dapat dicegah dengan bantuan konsumsi omega-3. Namun faktanya penelitian menemukan bahwa konsumsi suplemen omega-3 ternyata tidak mendatangkan manfaat tersebut pada lansia.

Penelitian pada tahun 2010 menemukan bahwa mengonsumsi ikan yang berkadar minyak tinggi setidaknya dua kali dalam seminggu dapat mengurangi risiko degenerasi makula (daerah di belakang retina) karena faktor usia. Meski demikian, bukti penelitian ini masih perlu dikaji lebih lanjut.