Quick Login

Author Topic: Chelsea Berencana Datangkan Diego Simeone Gantikan Mourinho  (Read 1094 times)

taokenoi

  • Sr. Member
  • ****
  • Posts: 371
  • Karma: +0/-0
    • View Profile
Chelsea Berencana Datangkan Diego Simeone Gantikan Mourinho
« on: October 12, 2015, 08:33:29 PM »

Memburuknya performa skuad Chelsea di pentas Liga Inggris sepanjang musim 2015-16 telah membuat milyader asal Rusia, Roman Abrahamovic yang merupakan pemilik tinggal kesebelasan The Blues. Mulai jenuh dengan buruknya kinerja Jose Mourinho yang awalnya sangat dipercaya mampu mengembalikan Chelsea ke masa kejayaan di mana mampu menjadi tim penguasa klasmen turnamen tingkat internasional seperti dari Community Shield, Premier League dan Liga Champions yang pada setiap musim selalu diperlombakan. Pada musim pertama pelatih asal Portugal terebut memang tidak langsung meriah sukses besar dan ia pun tidak berani menjanjikan hal itu langsung pada pemilik klub Chelsea, setelah beradaptasi dengan baik serta mengetahui setiap karakter indivudi setiap pemain yang ia tangani barulah pada musim kedua Jose Mourinho langsung berhasil membawa The Blues merasakan kembali berada di atas podium juara dari kompetisi Premier League.

Rencana besar Jose Mourinho meremajakan lagi skuad utama Chelsea yang dinilai ada beberapa posisi pemain yang sudah seharusnya diganti dengan wajah pemain bintang muda yang punya talenta hebat. Akan tetapi rencana tersebut nampaknya tidak berjalan mulus sesuai perkiraan, pelatih berjuluk The Special One tersebut mendapat perlawanan hebat dari para punggawa The Blues lainnya sehingga pada setiap pertandingan yang dilakoni selalu saja memetik hasil pertandingan buruk, sehingga dengan adanya situasi seperti ini telah mempersulit mantan altenatore Real Madrid itu sendiri. Demi menyelamatkan Chelsea dari situasi sulit serta mendukung kebijakan atas keputusan yang diambil Jose Mourinho, pemilik The Blues tersebut sempat memberi dukungan berupa materi yang langsung dapat digunakan untuk mendatangkan pemain bintang baru sesuai yang dikehendaki oleh Mourinho, akan tetapi tindakan itu masih belum juga mampu membawa perubahan besar sesuai dengan apa yang diharapkan.

Setelah memberi waktu senggang cukup lama kepada pelatih 52 tahun asal kota Setubal, Lisbon, Portugal yang dahulu pernah sukses membawa Chelsea menjuarai Liga Premier dan Liga Champions. Akan tetapi kini keyakinan Roman Ambramovich terhadap Mourinho sudah mulai luntur, lantaran sampai sejauh ini masih belum ada terjadi perkembangan pada tim utama Chelsea yang tengah bersaing ketat di pentas kejauraan Premier League. Dan pada kejuaraan 2015-16 kali ini, The Blues berada dalam situasi mengkhawatirkan, pasalnya sampai menjelang pertengahan musim di mana bursa transfer musim dingin bakal segera digelar pada bulan Januari 2016, pasukan Jose Mourinho masih tetap berada di peringkat 20 besar di papan klasmen sementara Liga Premier dan tentu saja situasi buruk ini dapat membuat nama besar Chelsea semakin hancur jika tidak segera mengalami perubahan menuju pencapaian lebih baik, oleh sebab itu Mourinho terus mengadakan perubahan terhadap susunan formasi serta penggunaan strategi.

Dalam kondisi tidak kondusif seperti yang sedang dialami oleh Chelsea sekarang, penguasa kaya raya asal Rusia tersebut segera mengadakan rapat pembahasan guna menentukan posisi pelatih utama Chelsea yang akhirnya diputuskan untuk merekrut lagi calon pelatih baru. Dari sekian banyak kandidat pelatih The Blues yang masuk dalam daftar nama, lewat hasil survey yang dilakukan akhirnya menentukan nama pelatih Atletico Madrid yakni Diego Simeone yang terpilih untuk menjadi pengganti kedudukan pelatih The Blues di Stamford Brigde. Menurut kabar yang tengah berkembang di Inggris menyatakan bahwa Abramovich bersedia menghabiskan dana sebesar 15 juta Poundsterling atau setara dengan 311 miliar hanya untuk mendatangkan Simeone yang telah terbukti kemampuan serta kehebatan dalam hal menangani kesebesalan sebesar Chelsea. Munculnya nama Diego Simeone sebagai calon pengganti tak lantas membuat Jose Mourinho khawatir kehilangan pekerjaan sebagai pelatih, sebab ia sendiri juga sudah cukup frustasi dengan kondisi tim besutan.