Quick Login

Author Topic: Penyebab rambut cepat beruban di usia muda  (Read 20 times)

hanhan

  • Hero Member
  • *****
  • Posts: 1352
  • Karma: +0/-0
    • View Profile
Penyebab rambut cepat beruban di usia muda
« on: August 11, 2018, 07:23:52 AM »
RAMBUT adalah mahkota bagi setiap orang, baik pria maupun wanita. Tentu saja, masalah pada rambut bisa merusak penampilan, salah satunya adalah uban. Meskipun cenderung terjadi pada orang yang sudah lanjut usia, tapi tak jarang orang dewasa muda bahkan remaja mengalaminya. Ya, uban tak lagi jadi tanda penuaan yang terjadi pada lansia. Jangan cemas, berikut adalah cara mencegah uban di usia muda.

Tahukah Anda bila kulit dan rambut memiliki zat warna? Zat tersebut disebut dengan melanin. Ada dua jenis melanin yang perlu Anda tahu, yaitu eumelanin yang berwarna coklat gelap atau hitam dan pheomelanin yang berwarna kuning kemerahan. Keduanya dibuat oleh sel melanosit yang berada di akar rambut dan di bagian bawah lapisan kulit paling luar (epidermis).

Walaupun warna rambut itu berbeda-beda, utamanya dipengaruhi oleh ras, iklim, lingkungan tempat tinggal, dan saat usia bertambah tua warna rambut akan berubah menjadi putih. Rambut yang memutih ini lebih dikenal dengan uban.

Pada tahapan awal, ujung rambut akan rambut akan berubah menjadi keabuan dan akhirnya memutih secara keseluruhan. Ini disebabkan karena melanosit yang berada pada akar rambut menjadi tidak aktif, menurun jumlahnya, dan lama-lama akan hilang.

Memutihnya rambut menjadi salah satu tanda penuaan karena biasanya muncul pada usia 30 tahun ke atas. Namun, beberapa orang ada yang sudah memiliki uban di usia muda, yaitu sekitar usia 20 tahun. Kondisi ini disebut juga dengan ubanan dini.

Kekurangan nutrisi yang penting bagi rambut bisa menjadi salah satu penyebab uban muncul lebih cepat. Maka itu, Para ahli sepakat bahwa untuk mencegah uban di usia muda, Anda perlu mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin B12, vitamin B9, tembaga, dan zink.

Semua mineral dan vitamin itu bisa dengan mudah Anda dapatkan dari telur, ikan, bayam, asparagus, sawi hijau, tiram, kerang, daging sapi, kacang mete, kacang hazelnut, dan almond.