Quick Login

Author Topic: Cara Kerja Karburator  (Read 42 times)

Deni Setiawan

  • Hero Member
  • *****
  • Posts: 1438
  • Karma: +1/-0
    • View Profile
Cara Kerja Karburator
« on: August 13, 2018, 11:08:15 AM »
Tepatnya di tahun 1896 sendiri, Frederick bersama saudaranya menciptakan mobil pertama memakai bahan bakar dari bensin tepatnya di Inggris, dengan sistem silinder tunggal yang bertenaga sebesar 4 kW atau 5 HP dan mesin pembakarannya memakai internal combutioni.Penemu pertama karburator adalah Karl Benz di tahun 1885 kemudian di patenkan di tahun 1886. Di tahun 1893 sendiri, insinyur asal Hungaria yang bernama Donat Banki dan Janos Csonka mendesain sebuah alat yang sama. Sementara orang yang pertama melakukan eksperimen memakai karburator untuk mobil adalah seseorang berkebangsaan Inggris, Frederick William Lanchester.Pengertian Karburator merupakan salah satu peralatan yang fungsinya untuk mencampur bahan bakar dan udara pada mesin pembakaran bagian dalam.

Karburator sendiri masih dipakai pada mesin kecil serta pada mobil khusus atau mobil tua yang dirancang sebagai mobil balap. Kebanyakan kendaraan roda empat yang diproduksi di awal tahun 1980-an sudah memakai sistem injeksi untuk bahan bakar secara elektronik dan terkomputerisasi. Selain itu, mayoritas dari sepeda motor masih memakai karburator sebab lebih murah dan lebih ringan. Akan tetapi di tahun 2005 sendiri telah banyak mobil yang baru diperkenalkan memakai sistem injeksi pada bahan bakarnya.Karburator sebenarnya bisa dikelompokkan berdasarkan barel, tipe venturi dan arah aliran udara. Masing-masing karburator memadukan ketiganya dalam hal desain. Karburator sendiri biasanya digunakan pada mobil yang berbahan bakar dari bensin hingga akhir tahun 1980-an.

Sesudah banyaknya kendali elektronik yang dipakai pada mobil, maka penggunaan dari karburator pun digantikan memakai sistem injeksi dari bahan bakar sebab lebih gampang terintegrasi ke dalam sistem lainnya demi menggapai efisiensi pada bahan bakar.Untuk venturi sendiri terbagi menjadi venturi tetap dan bergerak. Venturi tetap memiliki ukuran yang selalu tetap. Di mana peda gas mengontrol katup udara untuk menentukan jumlah aliran udara melalui venturi. Dengan begitu, akan menentukan berapa tekanan yang diperlukan agar bisa memanfaatkan bahan bakar. Pada venturi bergerak sendiri pedal gas mengontrol besarnya venturi memakai piston yang bisa naik-turun. Hal tersebut agar bisa membentuk celah pada venturi supaya bisa berubah-ubah.

Adapun naik turun pada piston ventori tersebut diiringi dengan sistem naik turunnya pada needle jet. Adapun tujuannya mengatur besarnya jumlah bahan bakar untuk bisa tertarik. Adapun tipe venturi bergerak sendiri biasanya dinamakan tekanan tetap, sebab tekanan udara selalu sama sebelum memasuki bagian venturi.sendiri dibagi menjadi singlet barel dan multi barel. Single barel biasanya hanya mempunyai satu barel saja. Digunakan untuk mobil yang berkapasitas mesin rendah atau pada sepeda motor. Untuk tipe ini, segala kebutuhan dari bahan bakar di berbagai macam putaran mesin pun dapat dilayani satu barel saja. Dalam putaran mesin yang rendah, dengan diameter venturi lebih besar dibandingkan multi barel, maka menghasilkan tenaga pun menjadi lebih lambat. Sementara multi barel sendiri memiliki 2-4 barel. Hal ini bertujuan agar memenuhi kebutuhan aliran udara lebih besar khususnya pada mesin berkapasitas lebih besar. Sementara kecepatan aliran secara maksimal dalam venturi karburator tipe multi barel sendiri lebih kecil, dengan begitu kerugian gesekan yang dihasilkan pun menjadi lebih kecil.