Quick Login

Author Topic: Kunyit Putih Mengobati Penyakit Dalam  (Read 1935 times)

Pincuk

  • Hero Member
  • *****
  • Posts: 823
  • Karma: +0/-0
    • View Profile
Kunyit Putih Mengobati Penyakit Dalam
« on: March 04, 2019, 06:43:14 AM »
Kunyit merupakan salah satu rempah yang termasuk ke dalam keluarga jahe-jahean. Kunyit oranye, yang lebih umum ditemukan dan diolah menjadi masakan sehari-hari sudah terbukti banyak manfaatnya. Nah, saudara kandung dari kunyit oranye, si kunyit putih, ternyata punya kandungan yang berbeda namun sama-sama ampuh mengobati berbagai jenis penyakit.

Kunyit putih atau sering juga disebut dengan Zedoaria (Curcuma Zedoaria) merupakan jenis tanaman yang hampir semua bagiannya bisa digunakan untuk obat, seperti akar, minyak dan daunnya. Tanaman ini adalah asli dari India dan Indonesia, namun juga telah dibudidayakan di Eropa, Amerika Serikat, dan berbagai wilayah Asia lainnya. Tanaman ini banyak dijumpai di beberapa negara seperti Bangladesh, Sri Lanka, India, Tiongkok, Jepang, Brazil, Nepal, dan Thailand.

Kunyit ini memiliki daging yang lebih lunak dan rasanya sangat mirip dengan jahe, meski meninggalkan jejak rasa pahit di akhir. Kunyit putih saat ini sudah jarang digunakan sebagai bumbu masak dan sering digantikan oleh jahe. Namun, di beberapa masakan Asia, kunyit ini masih digunakan. Di Indonesia, bubuk kunyit putih sering ditambahkan ke masakan kari. Di Thailand, irisan kunyit putih digunakan sebagai penyegar rasa salad.

Tanaman ini juga mengandung minyak esensial, pati, dan curcumin. Minyak esensial dari kunyit putih dipercaya dapat mengurangi dampak dari radikal bebas tertentu. Di India, tanaman ini digunakan secara tradisional untuk pengobatan nyeri menstruasi, maag, muntah, dan kanker.

Kunyit putih menunjukkan aktivitas antimikroba dan antijamur yang ampuh. Penelitian telah membuktikan bahwa ekstrak kunyit putih dapat melawan beberapa spesies bakteri yang dapat menyebabkan penyakit, seperti E. coli penyebab banyak gangguan pencernaan seperti diare dan keracunan makanan, serta dan Staphylococcus aureus penyebab bisul, impetigo, selulitis, sepsis, dan osteomielitis.

Ekstrak kunyit putih juga dapat melawan infeksi jamur Candida dan Aspergillus. Kunyit putih juga dapat mengurangi jumlah bakteri jahat di mulut dengan hasil yang setara produk obat kumur di pasaran.

Kunyit putih mengandung senyawa curcuminoids yang bermanfaat sebagai anti-alergi dan terbukti dapat mengatasi gejala reaksi alergi pada kulit. Kunyit ini bekerja layaknya antihistamin untuk menghambat aktivitas protein penyebab peradangan dan mencegah pelepasan histamin, zat kimia yang memicu reaksi alergi.

Kunyit putih diyakini dapat menghambat metastasis kanker atau penyebaran kanker dari suatu organ ke organ tubuh lain. Tapi, keefektifannya untuk mengatasi kanker masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

Selama ribuan tahun, kunyit putih telah digunakan untuk mengobati masalah pencernaan. Minyak esensial kunyit pucat ini dilaporkan bermanfaat dalam pengobatan kolik, kejang otot, penurunan nafsu makan, cacingan, perut kembung, jarang buang air besar, dan lidah yang terasa pahit. Ini juga merupakan bantuan alami dalam mencegah peradangan usus akibat stres.