Quick Login

Author Topic: Mengobati Penyakit Jantung Bawaan Anak Tanpa Operasi  (Read 1562 times)

mr.bean

  • Jr. Member
  • **
  • Posts: 78
  • Karma: +0/-0
    • View Profile
Mengobati Penyakit Jantung Bawaan Anak Tanpa Operasi
« on: January 23, 2015, 06:34:19 PM »
Seiring dengan kemajuan teknologi di bidang kedokteran anak-anak dengan penyakit jantung bawaan (CHD) tidak lagi diperlukan untuk memiliki operasi atau pembedahan intervensi non-bedah telah dilakukan banyak pusat jantung anak termasuk di Indonesia penyakit jantung bawaan (PJB) merupakan masalah yang cukup menonjol di bidang kesehatan anak satu di 100 bayi lahir menderita PJK mulai dari jenis yang ringan sampai yang berat atau kompleks dengan jumlah kelahiran sekitar 4,5 juta pertahun saat ini maka di Indonesia diperkirakan tidak kurang dari 45.000 bayi yang baru lahir akan memiliki penyakit jantung bawaan PJB memberikan kontribusi penting terhadap tingginya angka kematian bayi di negara itu termasuk negara-negara berkembang seperti Indonesia Sekitar 30 persen bayi atau anak-anak yang menderita penyakit jantung bawaan harus menjalani operasi dalam bentuk tindakan perbaikan atau tindakan pada waktu yang optimal dari intervensi sehingga anak-anak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.



Tanpa Operasi atau Tidak Bedah anak-anak dengan PJK harus menderita sebagian besar operasi yang tentu saja tidak memiliki resiko kecil selain sangat menimbulkan kekhawatiran bagi orang tua dan keluarga tindakan yang terbuka untuk orperasi hati pada anak-anak membutuhkan berbagai memadai fasilitas mulai dari ruang operasi unit perawatan intensif (ICU) serta profesional terdidik dan terlatih seperti ahli bedah jantung, anestesi, perfusionis, dan perawatan terampil selain itu pasien anak juga memerlukan perawatan lebih lama dari pasien dewasa selain itu operasi akan meninggalkan bekas luka pada bedah dada atau dinding dada seiring dengan kemajuan teknologi di bidang kedokteran khususnya di bidang kardiologi intervensi anak sebagian besar anak-anak dengan penyakit jantung koroner tidak perlu lagi menjalani operasi atau pembedahan beberapa PJK sering ditemukan seperti PDA, ASD, dan VSD dapat diperbaiki dengan menggunakan alat dalam bentuk gulungan atau Amplatzer occluder.

PDA
PDA adalah kelainan pada saluran yang menghubungkan pembuluh darah yang ada di jantung PDA menempati 5-19 persen porsi kasus PJK yang ada dan lebih sering terjadi pada anak perempuan saat ini pengobatan PDA dengan prosedur intervensi adalah metode yang dipilih dari satu dekade terakhir kecuali ukuran PDA tidak cocok misalnya terlalu besar atau terjadi pada bayi kecil termasuk bayi yang baru lahir PDA memerlukan penutupan untuk mencegah terjadinya gagal jantung penutupan dilakukan dengan menggunakan perangkat (Amplatzer Duct Coils dan Onccluder) melalui prosedur biasa seperti kateterisasi jantung banyak penelitian dilakakukan di jantung pusat layanan di seluruh dunia menunjukkan bahwa prosedur penutupan PDA non-bedah sangat efektif dengan tingkat keberhasilan 99%.

ASD
ASD sekitar 19% dari seluruh penyakit jantung bawaan Sering tidak menunjukkan gejala klinis tetapi jika sudah parah anak akan menunjukkan gejala sesak napas cepat lelah dan intoleransi latihan menurun pertama ASD harus dikoreksi dengan operasi menggunakan prosedur bedah terbuka (operasi jantung terbuka) dengan mesin jantung-paru yang tentu saja tidak memiliki resiko kecil hari ini teknik penutupan ASD tanpa operasi dengan menggunakan perangkat merupakan salah satu pilihan yang telah banyak dilakukan di seluruh dunia dengan hasil yang sangat memuaskan penutupan ASD Amplatzer Septal menggunakan occluder (ASO) telah banyak dilaporkan menunjukkan efektivitas dan keamanan yang tinggi.

VSD
PJK adalah jenis yang paling sering ditemukan pada anak-anak dengan persentase sekitar 20% -25% VSD dapat menyebabkan peningkatan aliran darah ke paru-paru sehingga dapat menyebabkan gagal jantung penutupan VSD dengan prosedur intervensi menggunakan Amplatzer occluder ventrikel (AVO) adalah pengobatan alternatif tanpa operasi penutupan VSD menggunakan AVO efektif dan aman namun perlu diwaspadai komplikasi berupa gangguan aliran pembuluh darah secara total pada atrioventrikular komplikasi ini dapat terjadi karena instalasi AVO dengan ukuran yang lebih besar dari ukuran cacat.