Quick Login

Show Posts

This section allows you to view all posts made by this member. Note that you can only see posts made in areas you currently have access to.


Topics - CangKuBaRai

Pages: [1] 2 3 ... 104
1
General Discussion / Apakah Pochettino Sosok Tepat untuk MU?
« on: January 15, 2019, 12:00:16 AM »

Meski Solskjaer telah resmi ditunjuk sebagai pelatih sementara Manchester United, sosok Mauricio Pochettino kembali diisukan akan naik sebagai pelatih tim setan merah. Pelatih asal Argentina yang kini menukangi Tottenham Hotspur itu memang kerap digosipkan akan melatih tim setan merah. Sang pelatih dinilai sebagai sosok yang paling cocok mengingat ia memiliki beberapa kriteria yang dinilai cocok yakni, kemampuan untuk mengatur tim dengan komposisi pemain yang minim serta kemampuan dalam team management yang sangat bagus sehingga, Spurs mampu berkembang menjadi salah satu tim papan atas di EPL.
Hal ini terbukti dari performa Spurs dalam beberapa tahun terakhir. Spurs naik kelas dari tim medioker menjadi tim papan atas dan menjadi pesaing utama dari beberapa tim papan atas di EPL. Selain itu, Spurs juga mampu bertengger di 4 besar dalam beberapa musim terakhir. Meski belum mampu menghadirkan gelar, hal ini memang menjadi poin penting yang membuat Spurs dilirik sebagai salah satu tim papan atas EPL mengingat, mereka memiliki kemampuan yang hebat dan diperhitungkan oleh tim-tim EPL.
Untuk itu, Pochettino diangap sebagai sosok yang tepat karena, ia memiliki kemiripan dengan Sir Alex Ferguson. Pelatih asal Skotlandia yang menjadi bagian penting dalam sejarah tim setan merah itu memang memiliki kemampuan yang sangat hebat dalam menukangi tim dan ia juga menjadi sosok yang paling penting dalam tim. Tentunya hal ini memang menjadi poin penting yang membuat setan merah mempercayakan sang pelatih dalam waktu yang sangat lama.
Yang jelas, Pochettino dikabarkan bahagia di MU sehingga, sang pelatih kecil kemungkinan akan pindah ke tim setan merah. Otomatis, tim setan merah perlu mengalihkan perhatian mereka ke pelatih lainnya seperti Antonio Conte dan Zinedine Zidane. Kedua pelatih ini dikenal sebagai sosok pelatih papan atas yang memiliki kemampuan luar biasa dan dinilai tepat untuk United.

2
General Discussion / Dominasi Minim Brasil di Penghargaan Pemain
« on: January 15, 2019, 12:00:06 AM »

Jika Anda jeli, tidak ada pemain Brasil yang berhasil meraih penghargaan pemain dari tahun 2008 – 2017. Hanya ada 2 nama yang kerap mendominasi, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Keduanya memang kerap bersaing dalam urusan peraihan gelar. Selain itu, keduanya juga sama-sama telah meraih 5 gelar. Mereka hanya kalah dari Luka Modric yang berhasil meraih gelar Ballon D’Or di tahun 2018. Pemain asal Kroasia tersebut berhasil mengalahkan dominasi keduanya berkat pencapaiannya bersama Madrid dan timnas Kroasia.
Terakhir, hanya ada nama Kaka yang berhasil masuk sebagai peraih Ballon D’Or bersama Marta, pesepakbola wanita yang juga sama-sama berasal dari negeri Samba. Keduanya menjadi kebanggaan Brasil. Namun, kedua pemain ini menjadi yang terakhir karena, dominasi Brasil akhirnya harus terhenti. Selanjutnya, Messi dan Ronaldo terus berkejar-kejaran sehingga, mereka berdua terus mengisi daftar pemain yang meraih Ballon D’Or. Tentunya, hal ini memang menjadi poin penting yang menandakan jika Brasil tak lagi menjadi negara penghasil pemain hebat.
Hal ini memang tidak berarti besar namun, dominasi Brasil memang terlihat sangat kentara dalam dunia sepakbola. Brasil dikenal sebagai negara peraih gelar piala dunia terbanyak sebanyak 5 kali. Bukan itu saja, tim Samba juga menghasilkan banyak pemain hebat selama berada di sepakbola seperti Pele, Romario, Ronaldo, dan juga beberapa pemain lainnya. Keberadaan pemain hebat yang baru dari negeri Samba tidak berhenti sehingga, mereka terus berjalan dan hal ini memang menjadi sebuah hal penting yang membuat mereka akhirnya terus mendominasi sepakbola.
Namun, ketiadaan pemain Brasil yang meraih gelar penghargaan pemain terbaik membuat hal ini tentunya dipertanyakan karena, mereka semua tentunya berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Kemungkinan, hal ini baru bisa berhenti jika Messi atau Ronaldo pension mengingat, ada sosok Neymar yang juga dikenal sebagai pemain sepakbola papan atas yang bisa meraih gelar disana.

3
General Discussion / Apakah Menangani MU itu Sangat Sulit?
« on: January 14, 2019, 11:59:55 PM »

Jose Mourinho menjadi pelatih ketiga yang dipecat oleh Manchester United setelah Ferguson turun dari tampuk kepelatihannya di MU. Sebelumnya, sudah ada David Moyes dan Louis Van Gaal yang harus menerima kenyataan serupa. Hal ini memunculkan anggapan jika melatih tim sekelas tim setan merah itu sangat sulit. Butuh lebih dari sekedar pengalaman dan kejeniusan dalam meramu taktik karena, tim setan merah merupakan tim besar yang memiliki sejarah panjang dalam panggung sepakbola dunia. Sesulit apa melatih MU?
Jika dilihat, Mourinho sejujurnya tidak terlalu mengecewakan. Pelatih asal Portugal itu mampu memberikan 2 gelar, Liga Europa dan EFL selama ia berkarir disana. Bukan itu saja, ia mampu membawa MU berada di posisi kedua di akhir musim. Poin lainnya, Mourinho juga memberikan gelar dibawah susunan pemain yang masih kurang jelas karena, tim setan merah masih kesulitan dalam mendapatkan pemain yang tepat. Mou mampu memanfaatkan pemain yang ada untuk membawa MU meraih gelar kala itu.
Publik dan Media memang melihat Mourinho sebagai sosok yang paling disalahkan. Namun, pemain yang dimiliki oleh tim setan merah juga menjadi salah satu faktor yang membuat Mou kesulitan. Faktor pemain belakang juga menjadi hal penting yang harus diubah. Kurangnya pemain belakang serta kesalahan-kesalahan fatal yang dilakukan membuat MU kesulitan dalam menghadapi laga yang ada. Mou memang sempat mengeluh karena klub tidak ingin memberikan pemain yang ia inginkan. Akhirnya, Mou harus mengarungi laga dengan pemain yang ia miliki.
Mou juga memiliki salah satu kesalahan fatal yakni, ia enggan beradaptasi dengan strategi yang ada. Strategi sepakbola yang dinamis memang membuat strategi terus berubah dalam setiap zamannya sehingga, tim setan merah diharuskan untuk menerapkan stragegi yang berbeda jika seandainya mereka ingin menang. Dalam hal ini, Mourinho tentunya harus menerapkan strategi yang berbeda dan bukan lagi strategi bertahan.

4
General Discussion / Pentingnya Peran Torreira di Arsenal
« on: January 14, 2019, 11:59:40 PM »

Musim ini, Arsenal tampil gemilang dengan membukukan rentetan hasil laga tanpa terkalahkan sama sekali dalam kurun waktu yang cukup panjang. Hal ini tidak lepas dari peran sejumlah pemain yang membuat skuat Arsenal lebih kuat termasuk Lucas Torreira. Pemain asal Uruguay yang pernah merumput di Sampdoria tersebut dikenal sebagai salah satu figure penting yang turut berpengaruh dalam skuat. Untuk itu, sang pemain tentunya tampil baik dan mampu berpengaruh besar dalam skuat yang berada di London Utara tersebut.
Berposisi sebagai gelandang bertahan, sang pemain menjadi jawaban pasti kenapa skuat Arsenal akhirnya mampu tampil hebat. Dalam beberapa laga terakhir, pertahanan Arsenal terbilang sangat baik karena, Torreira mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Ia mampu memutus laju bola kala lawan menyerang dan hal ini menjadi salah satu hal yang sempat tiada di skuat Arsenal dalam beberapa musim yang lalu.
Selain itu, Torreira juga terhitung rajin dalam menyerang sehingga, skuat Arsenal sangat terbantu dengan keberadaan sang pemain. Dalam beberapa laga terakhir, sang pemain sempat mencetak beberapa gol yang bersifat krusial. Hal ini akhirnya turut membantu Arsenal mengamankan hasil dan membuat mereka mencetak rentetan laga tak terkalahkan. Keberadaan Torreira memang sangat krusial sehingga, Unai Emery lebih suka untuk memainkan sang pemain dan mengganti formasinya.
Jika dilihat, Arsenal kebobolan 9 gol dan hanya mencetak 4 gol saat Torreira absen. Hal ini membuktikan posisi sang pemain yang cukup sentral dalam skuat sehinga, penting bagi Arsenal untuk memainkan sang pemain dalam setiap laga. Namun, Unai Emery perlu cukup baik dalam memainkan sang pemain agar fisiknya tetap fit dan menghindarkan dirinya dari masalah cedera.

5

Baru-baru ini, eks direktur Juventus, Luciano Moggi mengeluarkan klaim yang sangat mengejutkan. Ia mengatakan bahwa Zinedine Zidane akan menggantikan Massimiliano Allegri yang disebut-sebut akan menyebrang Real Madrid. Tentunya pernyataan ini sangat mengejutkan apalagi keluar dari mulut seorang Moggi yang pernah menjadi petinggi di Juventus.
Munculnya spekulasi tentang kedekatan Juventus dan Zidane ini sebenarnya sudah terkuak dalam beberapa bulan belakangan. Terutama setelah pelatih asal dari Perancis tersebut memutuskan untuk meninggalkan Real Madrid. Keputusan Zidane untuk meninggalkan Madrid ini terjadi beberapa hari setelah laga final Liga Champions musim lalu. Rumor semapt beredar bahwa dirinya akan mengarah ke Manchester United. Ternyata hal tersebut tidak terbukti.
Zidane memang sempat beberapa kali disebut akan menjadi kandidat terkuat pengganti Jose Mourinho jika pelatih asal Portugal tersebut tidak lagi menduduki kursi kepelatihan di MU. Ternyata setelah Mourinho dipecat kemarin, MU malah menunjuk Ole Gunnar Solskjaer untuk menjadi penggantinya di musim depan. Rumor terakhir sebenarnya menyebutkan bahwa MU ingin menunjuk Mauricio Pochettino.
Tentunya rumor bahwa Zidane akan ditunjuk ke MU menjadi tidak terbukti. Akibatnya rumor tentang Zidane yang akan menduduki kursi kepelatihan di Juventus menjadi semakin kencang. Moggi bahkan menyebarkan pernyataannya yang mengejutkan tersebut ketika berbicara di sebuah televise Italia, dalam acara 7 Gold. Klaim tersebut ia lontarkan pada hari Rabu, 19 Desember 2018 kemarin.
Moggi sendiri merupakan sosok yang menemukan bakat Zidane ketika masih belia dulu. Ia yang mengetahui bakat Zidane saat masih membela Bordeauz dulu. Pada tahun 1996, Zidane kemudian dibawa Moggi ke Juventus. Karier Zidane pun sangat cemerlang bersama Juventus. Ia berhasil menyumbang enam gelar sebelum akhirnya pindah pada musim 2001-2002.

6

Ada banyak alasan yang menyebabkan mengapa seorang pelatih tidak menurunkan seorang pemain ke lapangan. Tentunya ada banyak pertimbangan yang mempengaruhi alasan tersebut. Tetapi apakah alasan tersebut bisa diterima langsung oleh pemain? Kejadian inilah yang terjadi pada Mesut Ozil. Dalam laga melawan Arsenal pada Kamis dini hari yang lalu, Mesut Ozil lagi-lagi tidak diberi kesempatan bermain oleh sang pelatih, Unai Emery.
Ozil tidak dimainkan dalam laga penting melawan Tottenham Hotspurs pada Kamis, dini hari lalu. Unai Emery memilih untuk tidak menurunkan playmaker asal Jerman tersebut. Laga tersebut diadakan di Stadion Emirates. Ini bukan kali pertama nama Ozil tidak dimasukkan dalam starting line-up Arsenal. Bahkan namanya juga tidak masuk ke dalam daftar cadangan.
Pertandingan itu juga tidak berjalan sesuai dengan rencana. Arsenal harus kalah dari Tottenham Hotspurs dengan skor 2-0. Padahal dalam pertandingan ini Arsenal menjadi tuan rumah. The Gunners kalah 2-0 dari Spurs, dua gol tersebut dicetak oleh Son Heung-Min dan Dele Alli, Arsenal pun harus tersingkir dari Carabao Cup.
Emery sendiri mengaku tidak memainkan Ozil karena pertimbangan taktik. Emery juga membantah tidak memainkan Ozil karena alasan non teknis, yakni karena adanya rumor transfer akan pindahnya Ozil di bulan Januari. Menurutnya, ia hanya memikirkan soal pertandingan dan tidak memperdulikan soal hal lain.
Keputusan Emery tidak memainkan Ozil semuanya murni karena pertimbangan soal taktik permainan. Menurut Emery, pemain yang tampil bersama Arsenal adalah pemain yang terbaik dalam pertandingan. Ketika ditanya mengenai pentingnya Ozil terhadap Arsenal, Emery sendiri mengakui bahwa setiap pemain itu penting. Jika memang dirinya tidak memainkan seorang pemain, maka semuanya murni karena pertimbangan taktik dari dirinya sendiri.

7

Gareth Bale lagi-lagi membuktikan kehebatannya dalam mengolah si kulit bundar. Hal ini terjadi dalam laga Real Madrid melawan Kashima Antlers di Piala Dunia Antarklub 208. Dalam pertandingan tersebut, Bale berhasil mencetak hattrick yang akhirnya mengantarkan Madrid lolos ke pertandingan final. Pertandingan tersebut dilangsungkan pada hari Rabu, 19 Desember 2018.
Real Madrid bertemu dengan Kashima Antlers dalam laga panas di Piala Dunia Antarklub 2018. Dalam pertandingan yang dilaksanakan pada hari Rabu malam hari yang lalu, Real Madrid berhasil menang dengan skor 3-1. Seluruh gol diborong oleh Bale. Sedangkan gol balasan dari Kashima dicetak oleh Shoma Dol.
Untuk Bale, cetakan hattrick yang ia buat ke gawan Kashima Antlres ini menjadi bukti bahwa dirinya memang layak disejajarkan dengan Cristiano Ronaldo dan Luis Suarez. Mereka bertiga menjadi pemain yang mampu mencetak hattrick dalam ajang Piala Dunia Antarklub. Bale tentunya sangat bangga dengan pencapaian yang berhasil ia raih. Tetapi menurutnya masih ada hal yang lebih penting lagi.
Pemain asal Wales tersebut mengaku akan lebih senang setelah melihat hasil pertandingan. Karena nantinya Madrid akan berlaga di final. Tentunya Bale menjadi lebih senang karena Madrid berhasil keluar menjadi pemenang dalam pertandingan tersebut. Menurutnya, pertandingan melawan Kashima tersebut memang cukup brat. Maka dari itu bekerja sama dengan tim untuk meraih kemenangan menadi fokus yang lebih penting.
Menurut Bale, Madrid memiliki satu peluang untuk merebut title baru. Ia mengaku sangat senang karena Madrid bisa lolos ke final. Dalam laga final Piala Dunia Antarklub 2018 nanti, Real Madrid akan berjumpa dengan Al Ain. Pada babak semifinal lalu, Al Ain berhasil menang dari River Plate lewat drama adu penalti. Laga final akan digelar pada Sabtu, 22 Desember 2018.

8

Banyak hal dapat terjadi dalam sebuah pertandingan sepak bola. Bukan hanya tentang kekalahan atau kemenangan sebuah tim saja, bisa juga terjadi kerusuhan yang diakibatkan oleh para suporter. Salah satunya yang baru saja terjadi dalam Derby London, Dele Alli terkena lemparan botol dari fans Arsenal. Tentunya tidak ada yang memprediksi hal ini dapat terjadi.
Pertandingan antara dua tim yang berasal dari daerah yang sama memang selalu ramai. Apalagi ketika kedua suporter sama-sama mendatangi stadion untuk menyaksikan pertandingan. Hal ini juga yang terjadi dalam pertandingan Derby London antara Tottenham Hotspurs melawan Arsenal. Panasnya pertandingan tampaknya pun terbawa hingga ke bangku penonton, bukan hanya terjadi di lapangan hijau saja.
Buktinya Dele Alli, salah satu pemain Tottenham Hotspurs, harus menjadi korban dari perilaku tidak menyenangkan para suporter tim lawan. Dalam laga melawan Arsenal yang lalu, Alli menjadi korban lemaparan botol dari arah tribun yang ditempati oleh para fans Arsenal.
Pertandingan antara Spurs dan Arsenal ini terjadi pada babak quarter-final Carabao Cup di hari Kamis, dini hari lalu. Pertandingan diadakan di Stadion Emirates. Dalam laga antara dua tim yang berasal dari London ini, Spurs mampu memenangkan pertandingan dengan skor 2-0. Gol dicetak oleh Son Heung-min dan Dele Alli.
Kemenangan ini sekaligus menjadi aksi balas dendam bagi Spurs. Pasalnya pada laga sebelumnya di Premier League, Spurs harus menelan kekalahan dengan skor 4-2. Pertandingan yang panas ini harus diakhiri dengan insiden pelemparan botol oleh fans Arsenal.  Pelemparan botol ini terjadi pada menit ke 73. Kala itu Alli yang menjadi korban sedang berada di pinggir lapangan. Alli kemudian membalas tindakan suporter tersebut dengan membentuk gesture 2-0 dengan jarinya kea rah penonton.

9
General Discussion / Van Dijk dan Wijnaldum Jadi Kapten Favorit Liverpool
« on: January 14, 2019, 11:53:05 PM »

Lewat sebuah jajak pendapat, Jurgen Klopp menanyakan kepada para pemain asuhannya mengenai siapakah yang pantas untuk menjadi kapten Liverpool ketika Milner dan Henderson absen. Hasilnya, 2 pemain Belanda yang berseragam Liverpool, Wijnaldum dan Van Dijk muncul sebagai pemain yang difavoritkan untuk mengisi posisi tersebut. Kedua pemain tersebut dianggap memiliki kapabilitas untuk menjadi seorang pemimpin saat berada di lapangan sehingga, ia akhirnya terpilih untuk mengisi posisi tersebut.
Klopp menjelaskan kalau kapten dan wakil kapten Liverpool tetaplah Henderson dan Milner. Jika keduanya absen, Liverpool membutuhkan 2 sosok pemain yang harus diangkat menjadi sosok kapten dan wakil kapten. Karena itu, nama Van Dijk dan Wijnaldum muncul sebagai 2 sosok pemain yang dianggap bisa memberikan komando bagi rekan-rekannya saat berlaga di lapangan. Hal ini juga turut terbukti dari performa positif yang ditunjukkan oleh para penggawa The Reds dalam melakoni beberapa laga terakhir.
Saat menghadapi Red Star Belgrade, Liverpool berhasil meraih kemenangan dengan skor 4-0. Dalam laga tersebut, Van Dijk yang naik sebagai kapten. Tentunya, hal ini menjadi sebuah pengalaman baru bagi sang pemain karena, ia naik sebagai kapten dari klub yang ia bela. Sebelumnya, Van Dijk belum pernah mendapatkan mandate tersebut saat bermain di Liverpool. Tentunya, Liverpool ingin melakukan hal itu agar mereka bisa meraih hasil yang sangat bagus saat berlaga di laga manapun.
Hal ini memang menjadi poin penting yang perlu diperhatikan mengingat Liverpool tentunya dijagokan untuk meraih gelar pada musim ini. Performa positif yang ia tunjukkan dalam beberapa laga terakhir membuat banyak orang yakin jika The Reds bisa meraih hasil tersebut. Untuk itu, banyka yang menjagokan Liverpool untuk meraih gelar EPL pada musim ini.

10
General Discussion / Manchester United Ingin Datangkan Cengiz Under
« on: January 14, 2019, 11:52:56 PM »

Pesona Cengiz Under di Roma turut menarik perhatian sejumlah klub besar Eropa termasuk Manchester United. Klub yang bermarkas di Old Trafford tersebut dikabarkan siap untuk memboyong sang pemain guna memperkuat barisan depan mereka. Namun, butuh upaya yang cukup besar untuk memboyong Under karena, Roma memagari sang pemain dengan banderol harga hingga 44 juta pound. Tentunya, hal ini membuat MU harus merogoh kocek cukup dalam mengingat nilai tersebut cukup besar.
Bukan hanya MU saja yang berminat untuk mendatangkan sang pemain, Arsenal juga dikabarkan memiliki minat yang serupa. Klub yang berasal dari London tersebut juga menaruh minat yang sama dan ingin mendatangkan sang pemain. Sama dengan tim setan merah, harga jelas menjadi sebuah masalah yang besar mengingat, sang pemain tentunya tidak akan semudah itu untuk didatangkan sehingga, hal ini memang menjadi poin penting yang perlu diperhatikan oleh MU dan juga Arsenal.
Performa Cengiz Under di Roma terlihat sangat bagus. Ia dianggap sebagai salah satu pemain yang berpengaruh besar dalam performa gemilang Roma di musim kemarin. Pasukan serigala Ibu Kota berhasil menembus babak semifinal. Hal ini memang menjadi sebuah poin penting yang membuat mereka akhirnya bisa berlaga dengan baik. Tentunya, hal ini memang menaikkan nama Cengiz Under sebagai salah satu pemain muda yang turut berjasa dalam mengantarkan Roma meraih hasil tersebut.
Meski sedang tenggelam dalam permainan yang inkonsisten, Roma tentunya masih memiliki barisan pemain yang bagus sehingga, hal ini memang menjadi sebuah hal yang sangat bagus bagi Roma. Yang perlu mereka lakukan hanyalah memagari pemain yang mereka miliki karena, Roma kerapkali kehilangan sejumlah pemain besar seperti Alisson yang dilepaskan ke Liverpool pada musim ini.

11
General Discussion / Masa-masa Krusial bagi MU Saat Ini
« on: January 14, 2019, 11:50:10 PM »

Berita pemecatan Jose Mourinho dari posisinya sebagai manajer Manchester United  memang bergerak dengan sangat cepat. Bahkan berita ini juga sudah sampai ke telinga mantan pemain MU, Gary Neville. Ternyata keputusan yang dibuat oleh MU di tengah-tengah musim ini menimbulkan kekhawatiran bagi Neville. Menurutnya, keputusan memecat pelatih di tengah-tengah musim seperti ini bukanlah suatu hal yang bijaksana.
Gary Neville, mantan pemain dari MU, sangat menyayangkan pemecatan Mourinho di tengah-tengah musim seperti ini. Menurutnya, hal ini sangat mengkhawatirkan. Neville takut bahwa MU bisa-bisa jatuh lagi ke lubang yang sama yakni salah dalam membangun fondasi dari awal. Dimana tentunya akan berakibat buruk pada nasib mereka di akhir nanti.
Sejak Sir Alex Ferguson meninggalkan MU, kira-kira sudah ada tiga nama yang mencoba kursi pelatih di MU. Ketiga pelatih hebat tersebut adalah David Moyes, Louis van Gaal, dan Jose Mourinho. Tetapi nampaknya ketiga nama orang itu sudah dianggap gagal. Buktinya tidak ada yang dianggap mampu mengembalikan kekuatan MU seperti dahulu lagi.
Nampaknya selepas ditinggal oleh Ferguson, MU memang harus kembali membangun ulang banyak hal. Bagaimana tidak? Pasalnya Ferguson sudah bersama dengan MU sejak puluhan tahun yang lalu. Sosok inilah yang membesarkan nama MU seperti saat ini. Mengganti Ferguson dengan pelatih lain belum tentu menjamin kualitas MU akan sama seperti dahulu. Kini ada beban besar yang harus dibereskan oleh pelatih selanjutnya.
Neville sendiri berpendapat bahwa enam bulan ke depan akan menjadi masa-masa kritis bagi MU. Pasalnya, MU harus merancang rencana ulang dan membangun struktur yang baru. Ia lantas memohon dewan pengurus MU untuk terjun langsung dan mengawal perkembangan klub saat ini.

12

Para pengemar sepakbola tentunya akrab dengan nama Jose Mourinho. Selama ini ia dikenal sebagai manajer dari Manchester United. Baru-baru ini, Mourinho harus terima kehilangan pekerjaannya sebagai manajer. Pemecatan ini kabarnya sehubungan dengan performa buruk dari tim belakangan ini. Mourinho dipecat dua hari setelah kekalahan MU 1-3 dari Liverpool. Akibat kekalahan tersebut, MU pun harus tergeser dari posisi keenam klasemen Liga Inggris.
Uniknya, pemecatan terhadap Mourinho ini justru turut berdampak terhadap saham MU. Tak disangka, pemecatan yang dilakukan kepada Mourinho tersebut justru dapat meningkatkan saham MU. Hal ini menunjukkan bahwa investor juga turut menyambut langkah manajemen yang mengambil langkah untuk memecat Mourinho setelah awal musim yang suram ini.
Pemecatan yang dilakukan terhadap Mourinho ini memang disambut oleh banyak pihak. Tetapi tak disangka, pasar saham MU juga turut menyambut hal ini. Saham MU di pasar turut menguat seiring dengan keluarnya berita pemecatan Mourinho sebagai manajer MU.
MU memang telah mengakhiri kerja sama mereka bersama dengan Mourinho. Keputusan ini dibuat setelah melihat performa MU yang semakin menurun. Bahkan hasil-hasil negatif semakin mengikuti MU sepanjang musim. MU pun memutuskan untuk memecat Mourinho pada hari Selasa, 18 Desember kemarin. Berita ini langsung beredar di seluruh media dan sosial media milik MU dan para penggemar.
Selain menguatnya nilai saham MU di pasar, berita tentang pemecatan Mourinho ini juga turut disambut oleh para penggemar. Terbukti dengan naiknya kata kunci Mourinho di beberapa media sosial menjadi trending. Bukan hanya menggemparkan para penggemar MU saja, para penggemar sepakbola khususnya klub-klub Premier League juga turut menyambut berita dipecatnya Mourinho dari posisi sebagai manajer MU.

13
General Discussion / Ronaldo Sudah Tertarik Gabung Juve Sejak Lama
« on: January 14, 2019, 11:46:16 PM »

Pengakuan mengejutkan datang dari agen Cristiano Ronaldo, Jorge Mendes. Mendes mengungkapkan kalau Ronaldo sudah ingin pindah ke Juventus sejak lama. Sang pemain dikabarkan ingin pindah ke Juve sejak bulan Januari 2018 kemarin. Hal ini terjadi sebelum Juve berhadapan dengan Madrid di perempat final. Alasan mengapa Ronaldo ingin pindah adalah, sang pemain memang sudah lama ingin pindah sehingga, hal ini memang menjadi poin penting yang membuat sang pemain mengungkapkan ketertarikannya untuk pindah kesana.
Saat itu, Ronaldo sudah menjalin pembicaraan dengan para petinggi Juventus sehingga, mereka akhirnya mampu menemukan titik terang akan kepindahan sang pemain ke Juventus. Setelah Madrid menjuarai Liga Champion, Ronaldo akhirnya memutuskan untuk hengkang karena, sang pemain sudah menunjukkan rasa ketidak puasan terhadap klub tersebut. Setelah itu, muncul kabar besar dimana, sang pemain akhirnya memutuskan untuk hengkang karena, sang pemain memang ingin hengkang meskipun, harga transfernya tergolong sangat mahal.
Mendes merasa tidak percaya jika Ronaldo memutuskan untuk pindah ke Juve karena, tidak banyak pemain yang percaya. Namun, Mendes akhirnya memutuskan untuk mengiyakan keinginan sang pemain dan ia mengurus kepindahan tersebut. Akhirnya, kepindahan tersebut terjadi dimana, sang pemain diboyong oleh Juventus dengan harga 100 juta euro. Tentunya, hal ini memang sangat besar dimana, Juventus memang melakukan hal yang sangat besar untuk hal itu dan mereka sempat didemo oleh karyawan FIAT terkait besaran uang yang dikeluarkan untuk Ronaldo.
Tampil bersama Juventus, Ronaldo mampu mencetak banyak gol dan assist. Sang pemain kini telah mencetak banyak gol dan menjadi top skorer Serie A. meski tak lagi muda, sang pemain mampu menjadi salah satu pemain hebat yang tetap menunjukkan tajinya meski tak lagi muda sehingga, ia terus dilihat sebagai salah satu pemain terhebat masa kini.

14
General Discussion / Misi berat Marotta di Inter
« on: January 14, 2019, 11:46:02 PM »

Setelah beberapa kali dirundung rumor, Inter Milan akhirnya resmi merekrut Giuseppe Marotta. Marotta yang notabene adalah sosok penting bagi Juventus selama beberapa musim terakhir akhirnya resmi direkrut oleh Inter. Marotta memang diharapkan bisa menjadi sosok penting yang bisa mengangkat prestasi Inter Milan. Hal ini memang sangat sulit karena, ada beberapa faktor yang dianggap menghalangi langkah Inter untuk meraih prestasi. Jika inter ingin meraih prestasi maka, ada banyak hal yang harus dibenahi.
Pertama, prestasi klub yang tidak lagi menjadi daya Tarik bagi para pemain bintang untuk pindah. Disadari atau tidak, Inter Milan berada dalam posisi yang sulit karena, mereka sendiri paceklik gelar. Selain itu, mereka baru saja tereliminasi di Liga Champion dan harus pindah ke Liga Europa. Jelas, hal ini tidak akan menarik minat para pemain untuk pindah apalagi, Inter terhitung sangat sulit dalam beberapa musim terakhir. Tentunya, Marotta harus putar otak untuk mencari cara agar bisa mengundang minat para pemain untuk pindah.
Selain itu, ada juga masalah dana yang dihadapi oleh Inter. Keberadaan Sunning Group selaku pemilik baru Inter memang memiliki banyak dana namun, mereka jelas tidak bisa menggelontorkan dana sebesar Man.City atau PSG. Mereka jelas akan melihat kiprah Marotta dalam mendatangkan pemain yang cocok bagi klub. Jika mereka tidak bisa mendapatkan sosok pemain yang tepat maka, mereka bisa gagal total dengan materi pemain yang ada.
Marotta optimis dalam mengatasi hal ini karena, ia sendiri tahu kalau Inter adalah sosok klub yang sangat besar. Namun, apa yang dikatakan Marotta memang harus dibuktikan dengan jelas karena, mereka sendiri akan menghadapi masalah yang sangat besar dan Marotta tentunya diharapkan bisa memberikan magic sama seperti ia mendatangkan Pogba dan Pirlo tanpa mengeluarkan dana sama sekali.

15
General Discussion / Kalah atas Liverpool, jose Mourinho Semakin Tersudut
« on: January 14, 2019, 11:45:50 PM »

Posisi Jose Mourinho semakin tersudut setelah, tim yang ia asuh harus menelan kekalahan besar saat bertandang ke Anfield. Di laga itu, tim setan merah harus menelan kekalahan dengan skor 3-1 sehingga, mereka harus tumbang. Kekalahan ini membuat tim setan merah semakin sulit untuk menembus papan atas Premier League. Selain itu, 3 poin yang diraih Liverpool sangat penting karena, mereka kembali ke puncak setelah sempat di gusur oleh City yang mengalahkan Everton dengan skor 3-1. Gol Mane sempat dibalas oleh Jese Lingard di babak pertama. Namun, Xherdan Shaqiri tampil sebagai pahlawan dengan mencetak 2 gol yang membawa Liverpool meraih kemenangan di laga ini.
Penampilan tim setan merah yang inkonsisten dibarengi dengan hasil-hasil buruk yang menyertai membuat Jose Mourinho semakin terpojok. Sang pelatih dianggap tidak lagi pantas untuk mendampingi tim setan merah sehingga, sang pelatih dikabarkan akan terdepak dalam waktu dekat. Menurut kabar, Mourinho mengaku tidak khawatir karena, ada beberapa klub yang siap menampungnya. Salah satu klub yang siap untuk menampungnya adalah Inter Milan.
Mou sendiri sempat melatih di Inter. Disana, sang pelatih sukses membawa Inter meraih treble winners yang membuat Inter sempat mencetak hasil yang mengejutkan saat berada disana sehingga, hal ini meninggalkan kenangan manis bagi Inter. Untuk itu, inter akhirnya berharap untuk mendapatkan kembali sang pelatih. Tentunya, hal ini membuat Mourinho bisa bersikap tenang karena, sang pelatih masih memiliki jaminan untuk tetap melatih meski ia hengkang.
Inter juga sedang mencari pengganti Luciano Spaletti karena, sang pelatih dinilai gagal dalam mendatangkan prestasi bagi Inter. Sang pelatih dinilai tidak mampu mengangkat prestasi Inter sehingga, manajemen Inter menganggapnya gagal dan menurut rumor, ia sedang mencari sosok yang tepat untuk menggantikan sang pelatih.

Pages: [1] 2 3 ... 104