Quick Login

Show Posts

This section allows you to view all posts made by this member. Note that you can only see posts made in areas you currently have access to.


Messages - CangKuBaRai

Pages: [1] 2 3 ... 164
1
General Discussion / Kerinduan Fans Barcelona akan Lionel Messi
« on: October 02, 2019, 02:43:01 PM »

Bagi para fans Barca saat ini pasti tahu kalau dalam beberapa pertandingan yang terjadi dengan Barcelona mereka tidak menyertakan pemain terbaik mereka. Ya lionel messi memang sudah absen selama 2 pertandingan. Messi tidak bisa bermain karena masalah kesehatan yang menimpa dirinya dan itu memang cukup membuat dirinya untuk absen dalam pertandingan untuk membela Barcelona.
Dari dua laga yang sudah dilalui Barca sejak dimulainya La Liga musim ini, tidak terlihat sama sekali kehadiran bintang terbaiknya yakni Lionel Messi. Diketahui bahwa hal tersebut terjadi lantaran pemain asal argentina itu tengah dilanda cedera di bagian betisnya tepat saat fase akhir sesi pramusim yang lalu.
Namun menurut kabar yang beredar dirinya sudah mulai muncul lagi ke public pada sesi latihan minggu kemarin meski pada awalnya ia telah digosipkan akan membela Barcelona pada laga melawan Real Betis di hari senin kemarin. Pada laga yang berlangsung di Camp Nou tersebut memang Messi Nampak hadir di sana, namun ia hanya duduk saja di tribun tanpa turun bermain sama sekali.
Kini nampaknya para fans akan segera melihat kembali aksi Messi setelah ia dikabarkan telah siap untuk membela Barca di laga selanjutnya yang rencananya akan berlangsung di Stadion El Sadar pada sabtu dini hari esok. Namun demikian kabar tersebut masih belum bisa dibenarkan sepenuhnya, hal ini disebabkan oleh kabar terbaru yang menyebutkan bahwa progress kesembuhan La Pulga tak berjalan sesuai harapan.
Menurut tim medis di sana Messi diperkirakan akan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk bisa sembuh dan siap bermain lagi. Sebagai pelatih, Ernesto Valverde pastinya juga tak mau mengambil resiko yang lebih buruk, jika demikian maka bisa dipastikan jika pemain berusia 32 tahun itu pun baru benar – benar bisa dimainkan pada laga melawan Valencia tepat 15 september nanti.

2

Kondisi real Madrid saat ini memang tidak terlalu sempurna. Semenjak kehilangan pemain megabintang mereka yaitu Cristiano Ronaldo ke Juventus, Real Madrid saat ini memang butuh banyak adaptasi dan penyesuaian untuk bisa bangkit kembali menjadi salah satu tim yang paling ditakuti. Hal yang paling hangat saat ini mengenai real Madrid sendiri adalah mengenai babak pertama di Bernabeu.
Pada pertandingan terakhirnya Real Madrid sangat terlihat tak berdaya, bahkan laga yang berlangsung di Santiago Bernabeu tersebut skuad asuhan Zidane itu Nampak tak sanggup menguasai pertandingan sejak di babak pertama. Tidak hanya pada laga itu saja, Madrid juga banyak dinilai sudah tak sehebat dulu bahkan pada laga di kandang sendiri sejak kepergian gelandang asal Portugal, Christiano Ronaldo.
Lebih parahnya lagi kini Madrid seolah mulai ditinggalkan para fans setianya, dukungan semakin sepi yang membuat Santiago Bernabeu jadi tak angker lagi untuk tim lawan. Menurut data yang ada, Madrid hanya mampu memperoleh 40 kemenangan saja dari total 55 pertandingan yang sudah dilalui tepat sejak kepemimpinan dipegang oleh Zinadine Zidane.
Dari data tersebut juga tercatat hanya ada 31 kali kemenangan yang diperoleh Madrid sejak babak pertama, sedangkan kemenangan yang dimulai pada babak kedua hanya sejumlah 9 pertandingan saja dan menyisakan 9 hasil imbang serta kekalahan sebanyak 6 kali.
Dengan data tersebut maka bisa dipastikan Real Madrid hanya mampu mengoleksi setidaknya 36 poin saja dari total 72 poin yang ada dari seluruh laga tersebut. Selain itu Madrid juga hanya mampu mendapatkan hasil pertandingan terbaiknya di musim lalu pada beberapa laga saja, seperti saat menjamu Leganes 4-1, Alaves 3-0, dan Athletico Bilbao 3-0, di luar itu Madrid hanya bisa menang tipis.

3
General Discussion / Australia Gunakan VAR Musim Depan
« on: October 02, 2019, 02:41:57 PM »

Pro kontra terkait penggunaan teknologi VAR sepertinya tidak akan membuat liga Australia mengurungkan niat untuk menggunakan teknologi yang menggunakan rekaman ulang tersebut. Diyakini teknologi tersebut akan segera digunakan mulai musim depan.
Video Assistant Referee yang disingkat VAR merupakan sistem terbaru dalam dunia sepakbola. Teknologi ini akan mengandalkan video rekaman untuk mengambil beberapa keputusan selama pertandingan berlangsung
Teknologi VAR tersebut biaa digunakan untuk mengambil keputusan-keputusan yang rancu seperti penilaian seorang pemain melakukan pelanggaran offside ataukah tidak. Selain itu tayangan ulang di pinggir lapangan tersebut juga akan membantu wasit untuk menentukan gol atau tidaknya sebuah kesempatan tipis seperti posisi bola ketika terjadi kemelut di depan gawang.
Namun dengan kelebihan yang disebutkan diatas banyak pihak yang merasa jika teknologi tersebut sangat merusak ideologi sepakbola.
Hal tersebut dikarenakan semua pelaku sepakbola harus berhenti beberapa saat menunggu wasit melihat video, berunding dengan wasit lain, dan menentukan keputusan. Tentu dengan proses yang rumit dan lama tersebut akan mengganggu jalannya pertandingan.
Dengan adanya "gangguan" tersebut, tensi pertandingan tentu akan menurun serta konsentrasi pemain juga terpecah. Selain itu kinerja wasit ditakutkan tidak akan maksimal karena hanya akan mengandalkan video tayangan ulang tersebut untuk mengambil keputusan.
Namun semua itu tidak menurunkan niat Liga Australia untuk segera menggunakan teknologi VAR pada liga mereka. Diberitakan liga negeri kanguru tersebut sangat antusias untuk menjadi kompetisi liga di dunia  pertama yang akan menggunakan teknologi tersebut.
Keputusan manajemen A-League sendiri menyatakan jika semua tim serta stafnya sudah mencapai kata sepakat untuk menggunakan sistem tersebut. Penggunaan VAR sendiri akan dimulai pada sejak wal liga yang jatuh pada tanggal tujuh April 2017 nanti.
VAR sendiri baru diuji pada gelaran Piala Dunia Antar Klub beberapa minggu yang lalu. Pada kompetisi tersebut Real Madrid berhasil menjadi juara sebagai perwakilan Eropa. Dan tentu saja, dalam pagelaran tersebut tidak sedikit anak asuh Zidane yang mengkritik teknologi tersebut.

4
General Discussion / Ronaldo Enggan Menjadi Pelatih
« on: October 02, 2019, 02:41:46 PM »

Keberhasilannya tahun ini dalam meraih berbagai gelar baik individu maupun bersama timnas dan klub menjadikan Ronaldo pantas menyandang gelar pemain terbaik dunia. Namun akankah kelak kiprahnya akan berlanjut sebagai pelatih?
Rentetan penghargaan menghiasi perjalanan mega bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo. Keberhasilannya membantu klub menyabet gelar liga Champions serta Piala Dunia Antar Klub serta torehan manis dengan membawa Portugal memenangi Piala Eropa tahun membuatnya selalu menjadi kandidat terkuat dalam perebutan trofi individu musim ini.
Setelah berhasil meraih gelar pemain terbaik Eropa dan pemain terbaik dunia versi Ballon d’Or, kemarin pemain berusia 31 tahun tersebut berhasil menggondol gelar sebagai pemain terbaik dunia versi FIFA. Dirinya mengalahkan Lionel Messi serta Antoine Griezmann pada gala yang diadakan langsung di markas FIFA di Swiss.
Hal tersebut tentu menjadikan tahun 2016 seakan menjadi milik eks pemain United tersebut. Seusai pelaksanaan gala tersebut Ronaldo pun diserang berbagai pertanyaan. Salah satunya adalah kemungkinan sang pemain berjuluk CR7 tersebut untuk menjadi pelatih ketika pension nanti.
Menanggapi pertanyaan tersebut, dengan nada terkejut Ronaldo menjawab sepertinya untuk menjadi pelatih akan sangat sulit. Namun dirinya juga menambahkan jika tidak ada yang tidak mungkin selama kita berusaha. Dirinya juga mengatakan, “tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi di masa depan, termasuk saya, tapi untuk saat ini saya (Cristiano) tidak melihat diri saya akan menjadi pelatih.”
Terkait keberhasilannya meraih menyapu berbagai gelar, kapten timnas Portugal tersebut mengatakan semuanya berkat kerja keras yang selama ini dia lakukan. Selain itu pilihannya untuk pindah ke Real Madrid juga menjadi salah satu pendukung dirinya untuk mampu meraih berbagai gelar tersebut. “Madrid merupakan tim terbaik di dunia, ini memberikan kesempatan bagi saya untuk meraih berbagai gelar yang ada”, tambah sang pemain.
Kendati sudah menginjak usia 31 tahun, namun hal tersebut tidak menjadikan sang pemain menunjukkan penurunan performa permainannya.

5

Jorge mendez yang merupakan agen dari Pemain megabintang Cristiano Ronaldo sepertinya tidak hanya ikut mengurusi apa yang terjadi untuk Ronaldo saja. Karena berdasarkan berita yang beredar saat ini, ia ikut turut ambil bagian dalam membantu Real Madrid untuk mendapatkan pemain baru. Pemain yang dimaksud tidak lain adalah Bruno Fernandez pemain sporting lisbon.
Mendez dikabarkan sedang mengatur obrolan soal proses transfer Bruno Fernandes dengan Sporting Lisbon dan Real Madrid. Seperti diketahui bahwa Bruno Fernandes merupakan salah satu pemain paling diincar dalam bursa transfer musim panas kali ini, ia bahkan sudah mulai disangkutpautkan dengan beberapa klub raksasa seperti salah satunya yakni Manchester United.
Kendati demikian sampai dengan masa transfer di liga primer tersebut telah ditutup belum ada kabar kepastian dari MU atas pemain asal Portugal itu, hingga pada akhirnya sekarang Fernandes justru ramai digosipkan hubungan dekatnya dengan Real Madrid, terlebih dengan kabar terkait Jorga Mendes yang tengah menjadi mediator dalam proses negosiasi antara Sporting Lisbon dan real madrid.
Sementara itu Mendes juga bukanlah agen biasa, pasalnya jauh sebelum kabar Bruno Fernandes kali ini ia pun juga yang menjadi agen atas Christiano Ronaldo yang dulu pernah menjadi skuad Madrid. Tentu dengan adanya kabar tersebut maka semakin jelas bahwa Fernandes digadang – gadang akan menjadi alternative terbaik sebagai pengganti Pogba, seperti diketahui bahwa Paul Pogba merupakan pemain yang selama ini diinginkan oleh sang pelatih Madrid, Zinadine Zidane dalam memperkuat skuadnya.
Dikabarkan telah beberapa kali Madrid melayangkan tawarannya kepada MU untuk pemainnya tersebut namun hingga saat ini dari pihak MU sendiri masih belum merespon tawaran tersebut, dengan demikian maka mungkin saja kali ini Bruno Fernandes akan menjadi alternative terbaik bagi Zidane selain Pogba.

6
General Discussion / Frenkie De Jong masih harus buktikan potensinya
« on: October 01, 2019, 02:28:58 PM »

Frankie De Jong sepertinya masih harus bisa membuktikan potensinya sebagai gelandang dan juga pemain muda terbaik. Ya saat ini De Jong adalah pemain gelandang baru di Barcelona. Setelah permainannya yang apik di liga champions beberapa saat yang lalu, ia mulai mendapatkan banyak sorotan dan kini bermain untuk Barcelona sebagai gelandang terbaru.
Seperti pemain lain pada umumnya yang mendapatkan tim barunya, Frenkie de Jong juga masih Nampak berusaha untuk beradaptasi dengan Barcelona, hal ini bisa dilihat dari pola permainannya yang sejauh ini belum menampakkan performa terbaiknya. Seperti yang sudah diketahui bahwa De Jong menjadi pembelian terbaik yang pernah dilakukan barca sepanjang musim kemarin,
Diberitakan bahwa proses transfernya dari Ajax Amsterdam ke Barcelona telah mencapai kesepakatan sejak awal tahun 2019 ini namun ia baru meninggalkan tim lamanya tersebut pada akhir musim lalu. Di awal kedatangannya, De Jong sudah disamakan dengan pemain lama barca yakni Iniesta dan Xavi, namun cukup disayangkan karena hingga saat ini ia belum mampu bermain dengan cukup baik.
Di sisi lain, Marc Overmars yang merupakan direktur Ajax mengakui hal tersebut, ia memaklumi atas apa yang tengah dirasakan oleh mantan pemainnya itu. Overmars juga meyakini jika buruknya performa De Jong akan segera berakhir hingga ia benar – benar mampu menunjukkan kualitasnya, ia menganggap ini semua hanya soal waktu untuk kapan De Jong bisa mulai membuktikan permainan terbaiknya.
Di samping itu juga Overmars berharap jika proses adaptasi De Jong bisa segera berakhir dan tentu saja semua itu harus membutuhkan campur tangan dari sang pelatih saat ini, Ernesto Valverde. Ia juga menambahkan bahwasanya posisi terbaik untuk mantan pemainnya tersebut sangat bergantung pada sang pelatih, Valverde lah yang seharusnya menentukan posisi terbaik untuk De Jong nanti.

7

Kasus yang kali ini memang cukup pelik. Bagaimana tidak? Karena selain cukup besar, kasus kali ini juga bahkan menyeret tim sebesar Tottenham hotspur. Ya benar sekali, kasus yang akan dibahas kali ini adalah bagaimana seorang Christian Eriksen membuat permasalahan yang cukup pelik karena ia tidak mau untuk meneken kontrak baru, dan ini juga menyeret Tottenham akhirnya.
Kasus yang menimpa Christian Eriksen nampaknya telah menempatkan Tottenham pada situasi yang sulit, bahkan menurut kabar yang berkembang timnya itu justru diminta untuk menghukumnya Eriksen untuk dibangkucadangkan usai menolak kontrak barunya. Seperti diketahui bahwa Eriksen dan timnya, Tottenham, memang sedang dalam kondisi yang sulit. Hal ini diyakini karena keinginan Eriksen untuk berpindah tim namun justru timnya saat ini masih belum rela melepas pemainnya tersebut.
Padahal menurut perjanjian kontrak lamanya, pemain asal Denmark itu masih terikat kontrak bermain dengan Tottenham setidaknya hingga 30 juni tahun 2020 nanti. Situasi ini pun semakin membelit Tottenham pasalnya tim tersebut dikabarkan terancam akan kehilangan pemainnya itu tanpa mendapatkan apa – apa, hal ini jelas dikarenakan Eriksen tak mau menandatangani kontrak barunya dengan Tottenham.
Dalam laga pramusim liga primer 2019/2020 ini Eriksen memang masih bermain untuk Tottenham, namun pemain berusia 26 tahun itu tidak memiliki hubungan yang baik dengan timnya. Kepada sebuah media setempat, seorang fans Tottenham bahkan meminta tim favoritnya tersebut untuk menghukum pemain depannya itu.
Ia merasa Eriksen tak mampu memberikan kontribusi yang baik untuk timnya. Fans yang diketahui bernama Steve itu pun meyakini jika Eriksen tengah tergiur dengan ajakan bermain dari tim lain, ia juga menyebutkan bahwa tim yang sedang merayu Eriksen adalah Manchester United dan Real Madrid.

8

Jikalau kita dibandingkan dengan hal yang baik mungkin kita akan merasa sedikit senang dan bangga. Akan tetapi bagaimana jika dibandingkan dengan yang kurang baik performanya? Pasti ada rasa sebal yang akan menghinggapi. Hal yang sama sepertinya dialami oleh Unai Emery yang karena performa nya melatih Arsenal ia harus dibandingkan dengan pendahulunya Arsene wenger, dan bukan untuk perbandingan yang baik!
Hasil pertandingan pada laga yang mempertemukan Arsenal dengan Liverpool nampaknya telah memunculkan pandangan baru untuk Unai Emery, banyak yang membandingkan dirinya dengan pelatih lama the gunners, Arsene Wenger, sejak kekalahan yang menimpa skuad Emery tersebut. Ia dianggap memiliki kapasitas yang sama dengan Wenger,
Emery dinilai terlalu ceroboh dengan menggunakan formasi yang baru yakni 4-4-2 diamond di mana timnya tersebut sudah terbiasa bermain dengan formasi 4-3-3. Hal yang terlihat sepele itu nampaknya sudah berimbas besar pada timnya, mereka harus menelan kekalahan 1-3 atas Liverpool dalam pertandingan tersebut.
Seorang analis, Adrian Durham, menilai bahwa apa yang dilakukan pelatih arsenal itu sangatlah ceroboh. Sebagaimana diketahui bahwa sebelumnya Arsenal selalu bermain menggunakan formasi 4-3-3 dan untuk laga perdananya melawan Liverpool tiba – tiba semua berubah, meski hal ini kerap dilakukan secara sengaja sebagai upaya untuk menunjukkan sisi lemah timnya namun keputusan yang tiba – tiba itulah yang membuatnya terlihat sama seperti yang kerap dilakukan Wenger.
Durham juga menilai bahwa Emery merupakan karakter pelatih yang kurang berani, meski secara statistic Liverpool terbukti lebih baik namun bukan keputusan itu yang semestinya dia ambil, analis itu pun menyarankan seharusnya arsenal justru bermain dengan pola yang sudah biasa digunakan dan meningkatkan serangan untuk menghadapi lawan sekelas Liverpool. Ia juga menilai jika Arsenal memiliki segalanya terlebih dengan lini tengah yang cukup bagus, maka seharusnya yang dilakukan the gunners adalah mencetak lebih banyak gol dalam laga tersebut.

9

Jika sebelumnya Messi sempat dikabarkan harus beristirahat sejenak pasca cedera di betisnya dalam sesi latihan perdananya setelah usai masa liburan, kali ini kabar membahagiakan datang darinya di mana ia diberitakan telah siap untuk menjalani laga melawan Real Betis. Sebagaimana yang telah dilalui oleh Messi, pemain asal argentina itu sempat absen dan tidak memperkuat timnya saat Barca harus menjadi tamu Athletico Bilbao minggu lalu hingga akhirnya Blaugrana pun terpaksa harus menelan kekalahan 0-1.
Jauh sebelumnya, Barca memang sempat dibuat kebingungan karena tidak adanya pemain depan sejak Luis Suarez dan Ousmane Dembele cedera. Tapi sekarang skuad barca mulai kembali memperoleh kepercayaan dirinya sejak kabar siapnya Messi untuk berlaga kembali dengan barca untuk pertandingan ke depan, bahkan La Pulga juga sudah siap untuk memulai sesi latihan Bersama barca pada sore rabu depan.
Diketahui bahwa cepatnya proses kesembuhan Messi adalah karena ia sudah mulai berlatih sendiri sebagai persiapannya untuk kembali pada timnya, tim medis di sana juga dikabarkan sangat berperan dalam membantu proses kesembuhannya terlebih dengan bertambahnya pemain barca yang juga cedera yakni Suarez dan Dembele.
Secara resmi pemain 32 tahun itu pun sekarang telah disiapkan untuk memulai laga perdananya menjamu Real Betis, hal ini membuat Valverde lebih lega meski ia masih tetap kekurangan pemain depan setelah status peminjaman Philipe Coutinho ke Bayern Munchen.
Kembalinya messi ke dalam skuat Barcelona menjadi sebuah harapan yang sangat baik untuk Barcelona. Apabila sebelumnya barca kurang bisa memanfaatkan potensi mereka, dengan adanya messi maka potensi Barcelona akan kembali lagi seperti semula dan bisa memberikan yang terbaik untuk pertandingan pertandingan ke depan

10
General Discussion / Jurgen Klopp berharap bisa latih timnas Jerman
« on: September 29, 2019, 10:22:41 PM »

Meski saat ini Jurgen Klopp dianggap telah memiliki prestasi yang membanggakan namun ia sendiri masih belum cukup puas dengan apa yang diperolehnya hingga sekarang, pasalnya ia masih memiliki impian yang telah lama ia pendam dan menjadi harapannya kelak yakni agar ingin bisa menjadi pelatih bagi timnas jerman.
Klopp memang memiliki karir yang terbilang cukup baik dan bersinar sebagai seorang pelatih, profesi ini dimulainya sejak tahun 2001 saat menjadi pelatih Mainz hingga tahun 2008 yang kemudian dilanjutkan menjadi pelatih di Borussia Dortmund.
Selama masa kepemimpinannya di Dortmund, Klopp sempat berhasil menyumbangkan dua gelar juara Bundesliga sekaligus bahkan tim yang berada di bawah komandonya itu sempat berhasil merangsek ke final liga champions tepatnya pada musim 2012/2013 hingga tak heran jika Jurgen Klopp pun lantas menjadi kebanggaan tersendiri bagi para fans Dortmund.
Lantas di tahun 2015 Klopp mulai dipercaya untuk menjadi manajer di Liverpool dan lagi – lagi ia menunjukkan kelasnya dengan membawa the Reds meraih tropi Liga Champions sekaligus UEFA Super Cup 2019. Ia juga memiliki kontrak dengan the Reds untuk jangka Panjang, setidaknya ia akan tetap berada di Anfield sampai dengan tahun 2022 nanti.
Namun di tengah puncak karirnya itu Klopp masih memiliki impian yang belum kesampaian, ia menuturkan bahwa keinginannya adalah agar dapat kembali ke jerman dan menjadi pelatih dari timnas jerman sendiri.
Memang bisa dibilang hal ini cukup menarik, melihat kemampuan Klopp dalam membawa tim yang ia latih dan memberikan segudang prestasi serta trophy. Melatih timnas jerman sepertinya adalah salah satu hal yang baik untuk dirinya karena itu berarti timnas jerman akan mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan pelatihan baru yang mungkin bisa bermanfaat untuk mereka.

11


Sudah menjadi rahasia umum jika Liverpool merupakan salah satu klub yang punya sejarah panjang di sepakbola Inggris. The Reds yang bermarkas di Anfield ini pernah mendominasi kompetisi Eropa dan Inggris dan juga melahirkan banyak bintang sepakbola kelas dunia.

Faktanya, beberapa tahun belakangan ini, The Reds cukup banyak merekrut pemain dengan harapan bisa kembali merajai kompetisi domestik dan Eropa. Sayangnya, tidak semua pemain yang dibeli bisa mempunyai karir yang cemerlang bersama Liverpool. Para pemain yang tidak sukses di Liverpool mau tidak mau harus meninggalkan klub dan melanjutkan karirnya di tempat lain. Ironisnya, beberapa dari pemain yang dibuang tersebut justru karirnya semakin cemerlang setelah meninggalkan Liverpool.

Berikut ini 5 Fakta pemain buangan Liverpool yang tampil cemerlang di musim 2016/17:

1. Peter Gulacsi
Peter Gulacsi, Kiper asal Hungaria ini pertama kali bergabung dengan Liverpool pada tahun 2007 dengan status pinjaman dari MTK Budapest. Setelah tampil impresif di tim cadangan, Liverpool kemudian mempermanenkan sang kiper pada akhir musim.

Meskipun begitu, Gulacsi tidak pernah mendapat kesempatan tampil di tim utama. Ia sempat dipinjamkan ke beberapa klub sebelum akhirnya dilepas permanen ke Red Bull Salzburg. Dua tahun di Austria, membuat Gulacsi semakin berkembang hingga akhirnya berlabuh di Jerman bersama Leipzig pada tahun 2015.

Di musim 2016/17, Gulacsi memainkan peran yang sangat penting dalam membawa klubnya, Leipzig bertengger di peringkat kedua Bundesliga musim ini. Ia baru kebobolan 25 gol, paling sedikit kedua setelah Bayern Munchen. Kiper berusia 26 tahun tersebut sudah tampil dalam 23 pertandingan dan mengemas lima cleansheet.

2. Brad Jones
Brad Jones tercatat bergabung dengan Liverpool setelah menghabiskan 10 tahun karirnya di klub Middlesbrough. Setelah diboyong ke Anfield pada tahun 2010, pemain asal Australia ini hanya menjadi kiper pilihan ketiga dan sempat dipinjamkan ke Derby County.

Mendapatkan kesempatan bermain secara reguler yang sangat minim, Jones akhirnya memilih meninggalkan Liverpool pada tahun 2015. Ia memilih melanjutkan karirnya dengan Bradford City dan NEC sebelum akhirnya berlabuh ke Feyenoord pada awal musim ini.

Di klub Belanda, Feyenoord, pemain berusia 34 tahun ini sudah bermain dalam 27 pertandingan di liga bersama Feyenoord dan mampu mengemas 14 clean sheet untuk membantu timnya meraih peringkat 1 klasemen sementara Eredivisie dan reputasi tim dengan pertahanan terbaik di Belanda.

3. Mario Balotelli
Liverpool dianggap melakukan perjudian besar ketika mendatangkan eks striker Timnas Italia, Mario Balotelli. Mantan pemain Manchester City itu digadang-gadang menjadi pengganti Luis Suarez di Liverpool yang pindah ke Barcelona, tapi gagal total.

Setelah sempat kesulitan menembus tim utama, Balotelli akhirnya dipinjamkan ke raksasa Italia, AC Milan. Namun, pemain yang dikenal karena tingkahnya yang sulit diatur tetap tak bisa mengulang kesuksesan seperti sebelumnya. Pada musim panas lalu, ia akhirnya memutuskan pindah ke Nice dengan free transfer.

Di Ligue 1, Prancis, Balotelli akhirnya menemukan kembali performanya. Ia kerap membantu timnya meraih kemenangan sehingga bisa menduduki peringkat tiga Ligue 1, Perancis saat ini. Secara pribadi, Balotelli seperti mulai menemukan kembali cara mencetak gol yang sepertinya sempat ia lupakan saat masih berseragam Liverpool. Sejauh ini, di Liga Prancis penyerang Internasional Prancis itu sudah sukses menciptakan 10 gol untuk timnya di semua kompetisi.

4. Suso
Suso adalah pemain didikan akademi Liverpool yang dibawa Brendan Rodgers ke tim utama pada tahun 2012. Namun, pemain asal Spanyol itu kesulitan mendapatkan kesempatan bermain reguler disana.

Setelah tak masuk dalam rencana Liverpool, Susu kemudian dilepas ke AC Milan pada tahun 2015. Namun, ia tak langsung bisa menembus tim utama Rossoneri sehingga harus menjalani masa peminjaman di Genoa.

Musim ini Suso mampu menunjukkan kemampuannya bersama Milan di bawah asuhan Vincenzo Montella. Pemain berusia 23 tahun tersebut sudah menciptakan 47 peluang gol dalam 27 penampilan dan juga mencetak enam gol termasuk sepasang gol ke gawang klub rival sekota Inter Milan.

5. Iago Aspas
Iago Aspas bergabung dengan Liverpool pada tahun 2013 setelah bermain cukup lama untuk Celta Vigo. Namun, pemain asal Spanyol itu jarang bermain lantaran kalah bersaing dengan duet Luis Suarez dan Daniel Sturridge yang memang tampil tajam.

Setelah cuma mampu mencetak satu gol di Anfield, Aspas kemudian memutuskan kembali ke Spanyol bersama Sevilla. Di klub barunya Aspas belum bisa tampil sesuai yang diharapkan.

Pemain berusia 29 tahun itu akhirnya kembali ke Celta Vigo pada musim 2015/16 dan berhasil menemukan kembali performa terbaiknya. Musim ini ia sudah mencetak 19 gol dari 36 penampilan dan berada di urutan keempat sebagai yang tersubur di La Liga di belakang Lionel Messi, Luis Suarez dan Cristiano Ronaldo dengan 14 gol.

12
General Discussion / Bale Ceritakan Pengalaman Dirinya Sebagai Bek Kiri
« on: September 29, 2019, 10:20:46 PM »

Sebagai salah satu trio penyerang terkenal di Liga Spanyol, Gareth Bale memang dkenal sebagai salah satu pemain depan yang berbahaya. Namun, tahukah Anda jika Bale sempat berposisi sebagai bek kiri selama karirnya?
Tentunya, tidak banyak yang tahu bahwa Bale pernah memegang posisi ini. Hal ini tentunya menjadi sebuah hal yang mengejutkan karena, banyak orang yang menganggap Bale dari awal karirnya berposisi sebagai pemain depan.
Bek kiri pernah menjadi posisi yang akrab dimainkan oleh sang pemain di tahun 2007. Kala itu, sang pemain bek kiri di Southampton. Martin Jol yang kala itu bertugas sebagai pelatih dari Southampton menempatkan sang pemain di posisi tersebut.
Bale mengaku bahwa ia tertekan akan posisi tersebut karena, ia harus menahan nafsu mencetak golnya. Untuk itu, ia hanya mencetak 1 gol semasa berada di posisi tersebut.
Bale mengatakan bahwa Martin Jol tahu bahwa ia tidak cocok dipasang dalam posisi tersebut. Selain itu, Harry Redknapp juga mengatakan hal yang serupa. Berkat hal itu, Bale akhirnya dipasang dalam posisi menyerang.
Bale tercatat beberapa kali pindah posisi sebelum menempati posisinya untuk saat ini. Untuk saat ini, bale berposisi sebagai pemain sayap. Kala diposisikan diposisi ini, Bale memang terbukti tajam karena, catatan golnya benar-benar besar.
Hal itu terlihat ketika sang pemain membela Tottenham dibawah asuhan Andre Villas Boas. Bale menjelma menjadi motor serangan utama Tottenham yang akhirnya membuat ia direkrut oleh Madrid.
Kala berada di Madrid, bale tidak lantas tenggelam dan akhirnya menjadi salah satu pemain yang diandalkan. Ia bersama Ronaldo dan Benzema menjadi trio BBC yang merupakan salah satu trio penyerang yang ditakuti.

13
General Discussion / Suarez Tidak Pernah Mengikat Tali Sepatu
« on: September 28, 2019, 10:52:57 PM »

Ada-ada saja kebiasaan yang dimiliki oleh penyerang kelas atas Liga Spanyol, Luis Suarez. Suarez dikatakan tidak pernah mengikat tali sepatunya. Hal ini diungkapkan oleh mantan rekan setimnya di Liverpool Danny Wilson.
Wilson yang saat ini memperkuat Rangers FC mengatakan bahwa hal ini menjadi hal unik yang ia lakukan saat latihan. Tentunya, tidak banyak orang yang tahu bahwa sang pemain memiliki kebiasaan yang unik sepertinya.
Namun, kebiasaan tersebut tampaknya tidak diketahui asal muasal ataupun penyebab yang membuat sang pemain melakukan hal tersebut. Suarez hanya melakukan hal tersebut dan tampaknya hal ini tidak berpengaruh kepada performanya.
Meskipun banyak orang lebih suka mengikat tali sepatunya agar nyaman, Suarez tampaknya tidak suka melakukan hal tersebut. hal ini juga tidak mempengaruhi performanya kala berada di lapangan hijau karena, sang pemain tetap tampil bagus.
Hal ini dibuktikan tidak hanya kala berada di Barcelona tapi juga kala berada di Liverpool. Ketika masih membela klub yang bermarkas di Anfield tersebut, sang pemain memang tampil ganas dengan mencetak 61 gol dari 2 musim terakhirnya kala masih memperkuat klub berjuluk The Reds tersebut.
Hal ini cukup membuktikan bahwa dirinya memang tetap bisa tampil baik meskipun tidak mengikat tali sepatu. Tentunya, Suarez tetap bisa membuktikan dirinya bahwa ia tetap bisa tampil baik meskipun memiliki kebiasaan yang tergolong unik tersebut.
Suarez memang seorang pemain yang penting karena ia tentunya merupakan penyerang andalan di banyak klub. Saat ini, ia menjadi bagian dari trio penyerang MSN bersama Messi dan Neymar. Ia membuktikan ketajamannya kala berada di lini depan Barca dengna meraih banyak gol dalam berbagai pertandingan.

14
General Discussion / Zidane Enggan Latih PSG
« on: September 28, 2019, 10:52:45 PM »

Ketika ditawari untuk melatih salah satu klub papan atas Liga Perancis, PSG, Zinedine Zidane yang sekarang ini masih mengasuh Real Madrid langsung menolak tawaran tersebut. Sang pelatih mengatakan bahwa hal itu tidak bisa ia lakukan karena cintanya kepada Marseille.
PSG dikatakan Zidane tidak ada dalam tujuan kepelatihannya jika ia tidak lagi melatih Madrid. Justru, sang pelatih tidak menutup kemungkinan jika Marseille yang akan menawari sang pelatih untuk tawaran melatih dikemudian hari.
Selain itu, Marseille sendiri adalah tempat yang ia cintai sehingga, ia tidak akan menerima tawaran untuk melatih PSG sebagai bentuk untuk menghormati Marseille karena, ia sangat menyukai tempat tersebut.
Tidak hanya soal cintanya kepada Marseille, pelatih berkepala plontos tersebut mengatakan bahwa ia juga berharap agar Marseille bisa kembali kelevel klub terbaik seperti yang pernah mereka rasakan pada beberapa puluh tahun yang lalu
Mengenai apa yang ia rasakan di Madrid untuk saat ini, sang pelatih mengaku bahwa ia menikmati karirnya di Madrid untuk saat ini sehingga, ia diperkirakan masih akan melatih Madrid meskipun, kinerjanya sempat disorot akibat merosotnya penampilan Madrid dalam beberapa laga terakhir.
Dalam 4 laga terakhir, Madrid sempat mendapatkan 4 hasil seri di ajang Liga Spanyol dan UCL. Akibat hal tersebut, Zidane sempat dipersalahkan akibat hasil seri yang diraih oleh anak-anak asuhnya dalam pertandingan tersebut.
Yang menarik lagi adalah, Zidane ditanyakan mengenai timnas Perancis untuk saat ini. Sang pelatih yang sempat membela Juventus ini mengatakan bahwa Perancis dilatih dengan baik untuk saat ini.
Tampaknya, banyak orang yang penasaran apakah Zidane akan memegang tampuk kepelatihan timnas Perancis suatu hari nanti mengingat, ia tentunya sudah membawa Madrid berada dalam level tertinggi dengan meraih gelar UCL ke-11.

15
General Discussion / Franck Kessie, Yaya Toure Serie A
« on: September 28, 2019, 10:52:35 PM »

Franck Kessie bergabung dengan Cesena di klub Serie B. Sang pemain bergabung dengan klub tersebut sejak Januari lalu. Dari waktu bergabungnya, ia akhirnya menunjukkan kemampuan yang menakjubkan sehingga, ia menuai banyak hal.
Berkat penampilannya yang gemilang, sang pemain langsung mendapatkan perhatian dari banyak klub. Tawaran yang mampir datang dari banyak klub baik klub besar dan klub kecil sehingga, hal ini tentunya mengundang perhatian dari banyak orang.
Dari Italia saja, ia sudah mendapatkan banyak tawaran seperti dari Napoli dan AS Roma. Kedua klub papan atas Serie A ini terlihat serius untuk mendapatkan sang pemain. Bahkan, kedua klub ini juga berminat untuk mendatangkan pemain-pemain ini pada transfer musim panas lalu.
Tidak hanya dari dalam negeri saja, sang pemain juga mengundang minat dari klub-klub yang berasal dari luar seperti Liga Inggris dan Liga Perancis. Dari Liga Inggris, Arsenal dikabarkan sudah memantau sang pemain sebanyak 2 kali.
Selain itu, Southampton, Monaco, dan Schalke termasuk sebagai 3 tim lainnya yang juga berminat untuk mendatangkan sang pemain. Hal ini tentunya membuat ia menjadi pemain yang naik daun untuk hal ini.
Kessie dikenal sebagai the next Toure berkat performanya sebagai gelandang jangkar yang terbilang bagus. Soal bertahan, sang pemain memiliki kemampuan yang bagus akan hal ini sehingga, ia tentunya disukai oleh banyak orang.
Selain soal bertahan, sang pemain juga menunjukkan kemampuan yang bagus dengan kemampuan menyerangnya sehingga, ia tentunya menjadi salah satu pemain yang diburu banyak klub di bursa transfer.
Ia menjadi pemain kunci di milan Bersama pemain lainnya sehingga, ia menjadi sosok pemain hebat yang selalu diandalkan Milan dalam soal serangan.

Pages: [1] 2 3 ... 164