Quick Login

Show Posts

This section allows you to view all posts made by this member. Note that you can only see posts made in areas you currently have access to.


Messages - Deni Setiawan

Pages: 1 ... 124 125 [126] 127 128
1876
Seorang ibu asal India tak pernah membayangkan bayinya memiliki penyakit yang aneh seperti berikut ini. Ibunda dibuat bingung dengan keadaan putranya setelah anaknya yang baru berusia 3 bulan itu mengalami penyakit terbakar dengan sendirinya. Peristiwa itu sudah ke empat kalinya dialami oleh anaknya.

Bayi yang belakangan diketahui bernama Rahul itu kini tengah dirawat di rumah sakit dengan luka bakar di sekujur tubuh layaknya tersiram air panas. Rumah sakit tempat menangani Rahul mengatakan, Rahul mendapat pengobatan untuk luka bakar level 10. Penyakit yang menimpa Rahul memang cukup menjadi misteri. Mengingat luka bakar ditubuhnya yang terjadi tanpa adanya pemicu api ataupun benda panas yang terkena pada tubuhnya.

Dugaan sementara para dokter, Rahul kemungkinan terbakar karena ekskresi gas melalui kulit yang menyebabkan menderita luka bakar di dada dan kepala. Awalnya pihak rumah sakit sempat tidak percaya dengan kondisi Rahul yang diduga dibakar atau tersiram air panas.

"Orang berpikir bahwa aku yang sengaja membakarnya," ucap Rajeswari pada IBN Live. Hal itu menyebabkan mereka dikucilkan oleh masyarakat setempat. Padahal sebagai keluarga petani mereka telah menjual seluruh harta bendanya untuk menyembuhkan Rahul.

"Spontaneous Human Combustion-syndrome adalah hoax (palsu)," ucap spesialis luka bakar, Dr. J.Jagan Mohan Times of India. "Bayi terbakar sendiri itu tidak mungkin. Bahkan pecandu alkohol yang memiliki kandungan alkohol di keringatnya pun tidak akan memicu api untuk membakar dirinya.

1877
General Discussion / Gempa bumi Yogyakarta 2006
« on: January 05, 2014, 09:45:40 PM »

1878
Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat terdapat 160 warga Jakarta yang diduga tertular penyakit dari monyet-monyet pekerja topeng monyet. Kebanyakan mereka yang tertular berada di perkampungan yang banyak berprofesi sebagai tukang topeng monyet di kawasan kumuh Jakarta.

Kepala Dinas Kesehatan, Dien Emmawati mengatakan ratusan warga itu terkena penyakit Hepatitis dan TBC, sampai kelumpuhan. Sementara untuk penyakit rabies yang juga merupakan jenis penyakit yang dapat ditularkan oleh monyet tidak ada.

"Kalau kita lihat 125 orang, ditambah 24. Nah itu yang kena TBC ada 9, hepatitis ada 2. Tapi kan monyet itu potensial menyebabkan rabies, tapi ini nggak ada," jelas Dien di Balaikota Jakarta, Jumat (8/11).

Dien menambahkan sampai saat ini pihak Dinas Kesehatan masih mencari tahu soal dugaan mereka tertular monyet. Sebab bisa juga monyet-monyet yang sakit itu justru tertular oleh manusia. Identifikasi itu akan dilakukan dalam kurun waktu  1 (satu) minggu.

"Ini yang kita cari, monyet kena manusia atau menusia kena monyet. Wong lingkungannya aja nggak sehat, kotor," kata Dien.

Sebelumnya, sebanyak 67 monyet bekas pekerja topeng monyet yang tertangkap terjangkit penyakit TBC, hepatitis dan cacingan. Saat ini monyet-monyet itu ditampung di Kebon Binatang Ragunan Jakarta Selatan. Jokowi, Selasa (5/11) sore ini ke sana. Jokowi menyatakan penyakit monyet itu potensi menular ke manusia.

Dari 67 monyet itu ada 5 ekor monyet terjangkit virus TBC, seekor di antaranya terjangkit virus hepatitis C dan D, dan lainnya terjangkit cacingan. Sebelumnya monyet itu terjaring dari pengepul topeng monyet di Kelurahan Cipinang Besar Selatan, Jatinegara, Jakarta Timur.

1879
General Discussion / Peristiwa Langka, Ceko ini mengandung 5 bayi kembar
« on: January 03, 2014, 10:00:57 PM »

1880
Hingga September 2013 tercatat sebanyak 40 mahasiswa di Provinsi Sulawesi Utara mengidap penyakit human immuno deficiency virus/acquired immuno deficiency syndrome (HIV/AIDS). Bahkan 4 siswa di Sulut juga terjangkit penyakit mematikan itu.

"Selain puluhan mahasiswa, empat siswa juga diidentifikasi mengidap penyakit ini," kata Wakil Gubernur Sulut, Djouhari Kansil, pada sosialisasi penyebaran HIV/AIDS SMA/SMK Provinsi, di Manado, seperti dikutip dari Antara, Selasa (10/12).

Wagub mengajak, siswa memiliki pemahaman mendalam akibat dampak buruk tertularnya penyakit ini sehingga kegiatan sosialisasi menjadi kunci pengurangan risiko penularan.

"Semakin tinggi pemahaman masyarakat termasuk siswa, maka semakin besar peluang upaya pencegahan yang dilakukan. Karena itu murid melalui wadah organisasi siswa intra sekolah atau OSIS harus berperan maksimal menyebarluaskan informasi tentang upaya-upaya pencegahannya," katanya.

Wagub mengajak, setelah memiliki pemahaman tentang dampak buruk penularan penyakit ini, siswa tidak menjauhi orang pengidap HIV/AIDS.

Sementara itu, Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Sulut, dr Tangel-Kairupan mengatakan, selain sosialisasi kepada seluruh warga masyarakat lewat jalur sekolah, mimbar-mimbar keagamaan, komunitas rentan penularan juga terus diberikan penyadaran.

"Inti dari sosialisasi atau upaya-upaya penyadaran agar tidak ada lagi kasus penularan baru," katanya.

Dia menambahkan, hingga saat ini jumlah pengidap HIV/AIDS di Sulut ini telah mencapai 1.378 orang tersebar di 15 kabupaten dan kota, serta menginfeksi berbagai profesi termasuk siswa dan mahasiswa.

1881
General Discussion / Tegur Pemuda Merokok di SPBU, Petugas Ditusuk
« on: January 01, 2014, 09:55:09 PM »
Seorang petugas pengawas SPBU di Jalan Pondok Gede KM 40, Lubangbuaya, Makasar, Jakarta Timur, bernama Dirgantoro (36) ditusuk sekelompok pemuda lantaran menegur merokok. Ia kini mengalami luka yang cukup parah.

BERITA TERKAIT
 Penuh Luka Tusuk, `Si Neng` Ditemukan Terbujur Kaku di Kamar Kos
 Dipicu Masalah Utang, Perwira Polisi Polda Bali Tewas Ditusuk
Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur, AKBP Didik Sugiarto menjelaskan, kejadian terjadi pada malam Tahun Baru 31 Desember 2013, sekitar pukul 21.00 WIB.

Ketika itu, seorang pemuda turun dari sebuah angkot dan masuk ke dalam SPBU. Pemuda itu merokok, lalu petugas pengawas SPBU pun menegurnya. Adu mulut pun terjadi hingga perkelahian.

"Saat itu korban sedang bertugas dan menegur pemuda yang merokok di pom bensin. Kemudian terjadilah cekcok," ujar Didik saat dihubungi Liputan6.com di Jakarta, Rabu (1/1/2014).

Pemuda yang merokok di SPBU itu kemudian berkelahi dengan petugas SPBU. Sempat pukul-pukulan. Si pemuda kemudian pergi dan kembali dengan didampingi 2 temannya.

Petugas SPBU itu lalu dikeroyok. Salah satu pemuda kemudian mengeluarkan sebilah pisau dan menusuk petugas SPBU tersebut. "Petugas ditusuk dengan pisau. Para pelaku kemudian kabur naik angkot," kata Didik.

Dia mengatakan, pihaknya saat ini masih menyelidiki kasus penusukan tersebut. Polisi telah memeriksa 5 saksi yang merupakan teman Dirgantoro yang juga bekerja di SPBU. "Korban saat ini masih dalam perawatan. Pelaku sedang kami cari.

1882
Supardan Irianto dan Achmad Suganda, pelaku perampokan dan  pembunuhan, terhadap Rika Ramadayanti (33) dan Benyamin Nataniel (8), di  Toko Murah Jaya Makmur, Jalan Jatinegara Barat No.39 Jatinegara,  Jakarta Timur, dikenakan pasal berlapis. Keduanya, ditangkap di Lampung  dalam perjalanan ke Palembang.

Kepala Satuan Reserse  Kriminal, Polres Jakarta Timur, AKBP M. Sholeh, mengatakan atas  perbuatannya, mereka dikenakan pasal berlapis dengan ancaman  hukuman penjara seumur hidup.

"Keduanya dikenakan pasal berlapis,  Pasal 338, Pasal 340, dan Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman seumur  hidup," ujar M. Sholeh, di Mapolres Jakarta Timur, Minggu (17/11).

Dikatakan Sholeh, kedua tersangka yang merupakan kakak beradik, ditangkap di Lampung saat akan kabur ke Palembang.

"Kedua  pelaku diringkus Jumat (16/11) kemarin, saat pelarian dari Jakarta ke  kampungnya di Palembang. Mereka kami tangkap di dalam bus AKAP di  Lampung, sekitar pukul 17.00 WIB," tambahnya.

Sholeh menuturkan,  polisi telah membuntuti kedua pelaku saat akan melarikan diri  menggunakan bus AKAP dari Jakarta. Usai ditangkap, kedua pelaku angsung  dibawa ke Polres Jakarta Timur untuk diperiksa lebih lanjut secara  intensif.

"Kami sudah buntuti pelaku yang kabur menumpang bus  AKAP jurusan Jakarta-Palembang. Di Lampung kami menyergap keduanya  dengan bantuan Polsek setempat. Setelah itu, langsung dibawa ke Polres  Jakarta Timur," terangnya.

Menyoal apa motif pembunuhan, Sholeh menyampaikan, untuk sementara motifnya karena tersangka sakit hati terhadap korban.

"Pelaku  itu karyawan korban. Berrdasarkan pengakuannya, mereka dendam karena  diberhentikan (dipecat) korban yang merupakan majikannya," tandasnya.

Selain  mengamankan kedua pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti,  berupa telepon genggam, uang dan senjata tajam yang digunakan pelaku  untuk membunuh korban.

Sebelumnya diketahui, istri dan anak  pemilik Toko Murah Jaya Makmur, meregang nyawa di dalam toko, di Jalan  Jatinegara Barat No 39, Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (15/11) sekitar  pukul 15.50.

Kedua korban mengalami luka serius di bagian leher,  kepala, perut, lengan, dan wajah akibat sabetan benda tajam. Diduga,  mereka dibunuh menggunakan golok.

1883

1884
General Discussion / PERISTIWA SEMALAM : Kerasnya Hidup Anak Jalanan
« on: December 28, 2013, 06:17:42 AM »
Pikiran ini masih terusik dengan peristiwa semalam didekat kolong UKI, tempat aku menunggu bis pulang ke Bekasi. Dua bocah kecil ; anak jalanan kisaran 6 tahunan bercanda dengan "khas yang mereka miliki" (lebih tepatnya kasar, tanpa tahu akibat dan cari perhatian disekitarnya). Mereka berlarian, saling dorong lalu tiba-tiba "blukkk !" salah satu anak jatuh tersungkur mencium aspal jalan. Seketika dia menangis keras, meronta kesakitan, memegangi kening & kepalanya. Mereka berada tepat 3 meter didepanku. Tak tega aku melihatnya. Kulihat ada darah yang mengalir, entah bersumber dari kepala atau keningnya. Hatiku miris dan hanya bisa mengucap "Ya Allah..."

Kaki ini rasanya berat untuk mendekat. Yang kupikirkan hanya takut karena daerah ini lumayan rawan dan aku tak tahu harus berbuat apa. Karena tak lama kemudian ada beberapa pengamen dewasa mendekatinya, menanyakan kenapa dan kulihat mereka sibuk membersihkan luka di kening & kepala anak itu dengan air mineral serta menutupnya dengan perban seadanya. Tampak seorang "checker bis" atau petugas pengatur bis kota juga ikut mendekatinya.

Pikiran & hatiku saat itu terus berkecamuk apakah aku harus mendekat ? karena dia sudah dikerumuni banyak pengamen dewasa. Aku hanya bisa berharap semoga anak itu baik-baik saja. Lalu tak lama sang checker ada disampingku.
"Anak itu bagaimana Pak?" tanyaku.
"Yahh itu sudah biasa Mbak, anak jalanan sih, kalau bercanda pada kasar" jawabnya standar.
Aku gemas dan penasaran "Memang ibunya kemana pak ?"
Pak checker menjawab "Wong namanya anak jalanan, itu anak rame-rame mbak ! bapaknya gak tau yang mana, Ibunya juga buang dia waktu umur 4 tahun !"
"Astaghfirullah" hatiku benar-benar remuk rasanya. Selintas, wajah anakku yang selalu penuh senyum terbayang. "Beruntunglah kamu anakku, saat ini kamu sedang berada di kasur empuk & bercanda dengan Pipi-mu" gumamku.

Betapa besar ketimpangan ini ada di Ibu Kota. Mungkin sudah ratusan anak jalanan aku jumpai selama kurang lebih 8 tahun aku mengais rejeki di Jakarta. Mereka seharusnya berada di rumah, belajar, merasakan kasih sayang dan tidur dengan nyaman. Namun inilah kenyataan, jalanan adalah rumah mereka. Mungkin aku sangat menyesal karena tidak dapat mengulurkan tanganku secara langsung. Namun, selalu ada doa yang biasa aku ucapkan ketika melihat anak-anak jalanan. Semoga kelak kalian menjadi orang yang beruntung, bisa lepas dari kerasnya jalanan ini. Bis kota yang kutunggu sudah datang. Pengamen dewasa yang tadi membantu si bocah mengiringi bis-ku dalam lagu. Terimakasih...masih ada simpatimu untuknya ! (Tuning Rahayu/ 31 Juli 2013 - ilustrasi foto kuambil dari google image)

1885
Beberapa lautan di belahan dunia menjadi laut tersibuk sekaligus menjadi sarang bangkai kapal karena seringnya kapal-kapal karam di lautan tersebut. Studi terbaru menyatakan perubahan iklim menjadi faktor yang menambah jumlah kapal yang karam disamping cuaca buruk.

Para ilmuwan yang melakukan studi dari Southampton Solent University mencatat diantara lautan tersibuk tersebut, Laut Cina Selatan dan Hindia Timur, Timur Mediterania, Laut Hitam, Laut Utara dan Laut Inggris menjadi tempat kejadian kecelakaan terbanyak antara tahun 1999 hingga 2011. Terdapat 293 kecelakaan di Laut Cina Selatan dan Hindia Timur dimana lebih dari 70 persen bangkai kapal berubah menjadi terumbu karang yang berkembang. Wilayah ini dikenal juga menyimpan keanekaragaman hayati yang berlimpah.

Kebanyakan kapal-kapal ini berukuran lebih kecil dan umurnya telah berusia lebih dari 20 tahun. Hampir setengah lebih kecelakaan dari yang terjadi disebabkan karena kapal mengalami kebocoran, dan tenggelam bukan karena bertabrakan satu sama lain.

Perubahan iklim memperburuk dan menambah potensi kecelakaan kapal. Adanya gelombang badai, perubahan angin dan gelombang iklim hingga cuaca ekstrim menambah deretan panjang penyebab kandasnya kapal di lautan. Namun demikian banyaknya peristiwa kecelakaan kapal laut membawa hikmah tersendiri bagi industri pelayaran, karena sejak tahun 1980 angka kecelakaan menurun. Kecelakaan juga memicu perubahan dalam hal Undang-Undang Pelayaran terutama dalam hal kualitas dan keamanan kapal.

Berikut Peristiwa Kecelakaan Kapal Laut Terbesar Sepanjang Sejarah:

1912 : Kecelakan Kapal Titanic. Pasca terjadinya insiden dibuatlah Undang-Undang Keselamatan penumpang di Laut Konvensi.

1989: Kecelakaan Kapal tanker minyak Exxon Valdez, yang kandas saat melintasi Prince William Sound. Akibatya sebanyak lebih dari 11 juta galon minyak mentah tumpah. Kecelakaan ini memicu Organisasi Maritim Internasional untuk menyaratkan lambung kapal ganda pada setiap kapal-kapal di lautan.

1996: Kapal tanker Sea Empress menumpahkan 72.000 ton minyak mentah di dekat Wales.

1998 : Kapal MV Pallas tenggelam di laut Utara. Akibat tumpahan minyak membunuh ribuan burung laut yang ada di wilayah tersebut.

2002: Kapal tanker minyak Prestige menyebabkan bencana lingkungan terbesar di kedua  negara yakni Spanyol dan Portugal. Kapal karam setelah badai, dan memuntahkan 70.000 ton minyak mentah ke Samudera Atlantik.

2011: Kapal kargo MV Rena yang membawa 1.368 kontainer tenggelam di Selandia Baru. Minyak membanjiri dan mengontaminasi pantai dan sebanyak 2000 burung laut tewas. Ini merupakan bencana lingkungan terburuk sepanjang sejarah.

2013: Kapal nelayan Cina menabrak terumbu karang yang berusia 500 tahun di Filipina dan merukakkan wilayah seluas 3.902 meter persegi. Insiden ini terjadi pasca kapal Angkatan Laut AS merusak sebuah wilayah terumbu karang yang lebih kecil pada awal tahun ini.

1886
General Discussion / Tega Nodai Anak Kandung, Pelaku Terancam Hukuman Berat
« on: December 26, 2013, 06:08:03 AM »
Kasus kekerasan seksual yang dilakukan oleh Elia Rosdianto (34) terhadap putri kandungnya A (7) masih terus berlanjut. Menurut kuasa hukum N (ibunda A), Pittor Parlindungan Hasibuan, SH ., dari PBHI Jakarta, kasus ini tengah ditangani oleh pihak Polres Metro Kota Tangerang.
"Pelaku akan diancam pasal 81 UU No.23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, ditambah pasal pemberatan karena pelaku adalah orang yang seharusnya bertanggung jawab terhadap anak tersebut. Ancaman hukumannya bisa di atas 12 tahun penjara," ungkap Pittor pada tabloidnova.com .
Hingga saat ini, beberapa saksi telah dimintai keterangan mulai saksi pelapor hingga saksi lainnya. Selain itu, hasil visum et repertum dari RSUD Tangerang juga telah diberikan kepada penyidik PPA Polresta Tangerang Sri Ningsih. Sayangnya hingga saat ini terlapor belum juga ditangkap oleh pihak yang berwajib.
"Seharusnya memang satu kali dua puluh empat jam sudah ditahan. Tapi polisi bilang masih harus mengumpulkan bukti-bukti dan saksi-saksi. Kami juga belum  diberi tahu hasil visum yang diberikan rumah sakit," ujar Pittor lagi.
Kendati belum ada penahanan, Pittor bertekad bersama lembaga bantuan hukumnya akan terus mengawal proses hukum hingga semua selesai.
Sementara waktu, masih menurut Pittor, N dan A dibawa ke rumah aman. Apalagi masih banyak rekan-rekan terlapor yang mendesak N mencabut laporannya di polisi.

1887
General Discussion / Wabah Hitam
« on: December 25, 2013, 06:36:31 AM »

1888
Sebanyak 67 monyet bekas pekerja topeng monyet yang tertangkap terjangkit penyakit TBC, hepatitis dan cacingan. Sebelumnya mereka ditangkap oleh Satuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta.

Saat ini monyet-monyet itu ditampung di Kebon Binatang Ragunan Jakarta Selatan. Jokowi, Selasa (5/11) sore ini ke sana. Jokowi menyatakan penyakit monyet itu potensi menular ke manusia.

"Penyakit TBC dan hepatitis monyet itu menular ke manusia, khususnya anak-anak. Jadi yang terjangkit kedua virus itu harus dimusnahkan," jelas Jokowi.

Dari 67 monyet itu ada 5 ekor monyet terjangkit virus TBC, seekor di antaranya terjangkit virus hepatitis C dan D, dan lainnya terjangkit cacingan. Sebelumnya monyet itu terjaring dari pengepul topeng monyet di Kelurahan Cipinang Besar Selatan, Jatinegara, Jakarta Timur.

"Ini akan ditangani oleh kita bagaimana caranya biar tidak berbahaya," jelas Jokowi.

Sebelumnya, sejak pertengahan Oktober kemarin Jakarta gencar merazia monyet-monyet yang dipekerjakan untuk aksi topeng monyet. Alasannya itu dilakukan dengan sadis dan kasihan dengan si monyet itu. Pemda Jakarta pun mulai melarang aksi 'sarimin'.
 

1889
General Discussion / Cerita kecelakaan pesawat akibat ponsel menyala
« on: December 23, 2013, 06:53:21 AM »
 Penggunaan ponsel di dalam pesawat wajib menjadi perhatian seluruh maskapai penerbangan. Sebab dari seluruh daftar kecelakaan pesawat di dunia beberapa di antaranya disebabkan karena ponsel milik penumpang yang masih aktif.

Dari rangkuman merdeka.com, seperti kecelakaan pesawat Cross air LX 498 pada tahun 2000 lalu. Saat itu, kecelakaan menewaskan 10 orang. Setelah dilakukan analisa, penyebab kecelakaan karena salah satu penumpang tidak mematikan ponselnya saat pesawat terbang. Hasilnya ponsel yang diketahui bermerk Saab 340 masuk dan mengganggu sinyal penerbangan.

Setelah dilakukan penelusuran mendalam, benar saja, saat terbang penumpang tersebut sedang mengirimkan SMS.

Hal serupa juga menimpa Slovenia Air yang melakukan pendaratan darurat di Sarejevo. Pendaratan darurat ini terjadi akibat alarm di kokpit pesawat berbunyi terus menerus yang menandakan ada sinyal lain yang mengganggu. Setelah ditelusuri, salah satu penumpang lupa mematikan ponsel di dalam kopernya. Beruntung kecelakaan segera bisa diantisipasi.

Kejadian-kejadian seperti ini seharusnya menjadi pelajaran bagi Kepala BKPM, Zakaria Umarhadi. Jika saja pramugari Sriwijaya Air tidak bertindak tegas, mungkin saja sinyal ponsel Zakaria telah mengganggu penerbangan hari itu.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang pramugari maskapai penerbangan Sriwijaya Air, Febriyani menjadi korban kekerasan setelah dipukul menggunakan koran oleh penumpang. Pemukulan tersebut dilakukan oleh Zakaria Umarhadi yang diketahui Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Daerah Provinsi Bangka-Belitung. Zakaria merasa tersinggung karena diminta mematikan telepon selulernya saat di pesawat.

Setelah pesawat mendarat, Zakaria yang diduga tidak terima dengan peringatan Febriyani mengejar dan memukulnya dengan koran yang digulung. Akibat perbuatannya itu Febriayani melaporkan pejabat itu ke Polda Bangka Belitung. Selain dipolisikan Zakaria juga terancam dipecat dari BKPM.

Zakaria kini sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Sedangkan Febri telah beraktivitas normal.

1890
Ustaz Jeffry Al Buchori meninggal dunia setelah sepeda motor Kawasaki B 3590 SGQ yang dikendarainya mengalami kecelakaan tunggal di Jl Gedung Hijau Raya Pondok Indah, Jakarta Selatan, sekitar pukul 01.00 WIB.

Kanit Laka Lantas Polres Jakarta Selatan, AKP Sigit Purwanto mengatakan, sepeda motor yang dikendarai Ustaz Jeffry melaju dari arah timur menuju barat di Jl Gedung Hijau Raya, Pondok Indah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Namun sesampainya di depan rumah No 17 PB-38, kendaraan Ustaz Uje menabrak pohon Palem yang berada di sebelah kiri jalan.

"Di area taman rumah No 17 PB-38, hingga terjatuh dan mengakibatkan kecelakaan lalu lintas," katanya dalam siaran pers yang diterima merdeka.com, Jumat (26/4).

Jadi biker, Ustaz Jeffry dakwah di tengah komunitas moge
Sujiwo Tejo "berhutang rasa" kepada Uje

Sementara itu, petugas TMC Polda Metro Jaya Brigadir Erwin saat dihubungi merdeka.com mengatakan, setelah kejadian, Ustaz Uje langsung dilarikan ke RS Pondok Indah. Namun sebelum tiba di rumah sakit, korban telah mengembuskan nafas terakhir.

"Jadi infonya, korban tidak langsung tewas, sempat mau dibawa ke rumah sakit. Tapi sudah tewas saat dalam perjalanan ke rumah sakit," tegas dia.

Setelah itu, Ustaz Jeffry langsung dirujuk ke Rumah Sakit Fatmawati terlebih dahulu sebelum dibawa ke rumah duka. "Meninggalnya dalam perjalanan ke RS Pondok Indah, dan dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati," tandasnya.

Pages: 1 ... 124 125 [126] 127 128