Quick Login

Show Posts

This section allows you to view all posts made by this member. Note that you can only see posts made in areas you currently have access to.


Messages - CangKuBaRai

Pages: [1] 2 3 ... 162
1
General Discussion / 5 Fakta Tentang Robert Pires
« on: Today at 07:45:16 AM »


Hasrat ingin terus menggiring bola tampaknya kini benar-benar harus kubur dalam-dalam oleh Robert Pires. Usia yang semakin menggerogoti fisiknya membuat dua kaki Pires tak mampu lagi mengolah si kulit bundar dengan baik di lapangan hijau. Pires memutuskan pensiun untuk kedua kalinya.

Sebelumnya Pires sudah memutuskan gantung sepatu pada 2011. Pemain yang biasa beroperasi di sisi sayap kiri tersebut dilepas oleh klubnya pada saat itu, Aston Villa, namun memutuskan kembali bermain pada 2014 ketika ditawari kontrak oleh FC Goa untuk tampil di Liga Super India.

Pires mengawali karier profesionalnya bersama Metz pada 1993 dan hijrah ke Marseille pada 1998. Nama Pires mulai bergaung ketika memperkuat Arsenal pada 2000, di mana dia kemudian menjadi salah satu legenda The Gunners karena turut andil saat menjuarai Liga Primer Inggris musim 2001/02 dan 2003/04.

Selama lebih dua dekade berkecimpung di dunia sepakbola, Pires jelas telah mencatat berbagai kenangan, baik suka maupun duka. Berikut INDOSPORT mencoba mengulas 5 fakta unik Robert Pires selama berkarier sebagai pesepakbola.

1. Robert Pires Lebih Dulu Membela Timnas Perancis Sebelum Bergabung Di Arsenal

Sebelum bergabung ke Arsenal, Robert Pires sudah menjadi penghuni tim nasional senior Prancis. Pires mulai masuk ke tim Ayam Jantan sejak 1996 hingga 2004, dengan catatan 14 gol dari 79 pertandingan.

Pires juga menjadi anggota skuat Prancis ketika menjuarai Piala Dunia 1998, di mana mereka berstatus tuan rumah. Namun, Pires hanya tampil sebanyak tiga kali, yakni saat melawan Arab Saudi dan Denmark di fase grup, serta melawan Paraguay di babak 16 besar.

Selain itu, Pires juga menjadi anggota Les Bleus saat menjuarai Euro 2000 di Belanda-Belgia. Kali ini Pires tampil di final. Meskipun bermain dari bangku cadangan, assist Pires kepada David Trezeguet berbuah golden goal dan membawa Prancis meraih juara.

2. Robert Pires Identik Dengan Nomor Punggung 7

Robert Pires identik dengan nomor punggung 7 ketika bergabung dengan Arsenal pada 2000. Apalagi, pada tahun yang sama Didier Deschamps memutuskan pensiun dari timnas Prancis, sehingga nomor punggung 7 di tim Ayam Jantan otomatis menjadi milik Pires.

Pires yang posisi murninya sebagai pemain sayap namun kerap diplot sebagai gelandang serang selama enam musim di Arsenal sudah menggunakan nomor punggung 7. Dan ketika hijrah ke Villarreal pada tahun 2006, Pires kembali diberi nomor punggung 7. Namun saat bergabung dengan Aston Villa, Pires mendapatkan nomor punggung 8. Jauh sebelumnya, ketika memperkuat Olympique Marseille, Pires juga sudah menggunakan nomor punggung 7. Sebagai pemain sayap, nomor punggung 7 sangat identik dengan Pires.

3. Robert Pires Tidak Masuk Skuat Perancis Di Piala Dunia 2006, 2010 dan Euro 2008 Karena Berzodiak Scorpio

Robert Pires memiliki hubungan tidak harmonis dengan pelatih Raymond Domenech. Ketika pelatih yang kini berusia 64 tahun itu datang untuk menangani timnas Prancis pada 2004, nama Pires dicoret dari skuat dengan alasan yang kurang masuk akal.

Kabarnya, Domenech kurang mempercayai orang yang memiliki zodiak Scorpio, seperti Pires. Namun, pelatih yang kini tengah menganggur itu menjelaskan bahwa alasannya mencoret Pires dari skuat Les Bleus karena masalah kondisi fisik.

"Tidak dipanggilnya Robert Pires karena keputusan berdasarkan hasil saat ini. Robert sendiri bilang jika dia tidak dalam kondisi prima saat ini. Saya setuju dengan ucapan dia. Dia tidak dalam performa terbaiknya," ungkap Domenech pada saat itu seperti dikutip dari CNN.

Namun hingga 2010, Domenech tidak pernah memanggil Pires ke timnas Prancis. Legenda Arsenal itu pun harus besar hati tidak dipanggil tampil di Piala Dunia 2006, Euro 2008, dan Piala Dunia 2010.

4. Robert Pires Adalah Pemain Keenam Terbaik Sepanjang Sejarah Arsenal

Pada Juli 2015 lalu, Robert Pires dinobatkan sebagai pemain terbaik keenam Arsenal sepanjang sejarah dalam jajaran 50 pemain terbaik Arsenal. Nama Pires mencuat setelah sebelumnya berdiri para legenda pesohor Meriam London macam Thierry Henry, Dennis Bergkamp, Tony Adams, Ian Wright dan Patrick Vieira. Melanjutkan pemain terbaik keenam, fans menjatuhkan pilihan pada Robert Pires.

Tentu pilihan ini bukan tanpa sebab. Pengabdian enam tahun Pires untuk Arsenal menyimpan sejumlah cerita bersejarah. Dengan memiliki atribut bermain seperti visi ala playmaker, insting ala striker, dan eksplosif, selama kurun 2000-2006, pria Prancis ini mampu tampil di 189 laga dengan mengoleksi 62 gol.

5. Robert Pires Lebih Menyukai Twitter

Meskipun sudah berusia 43 tahun, Robert Pires tidak ketinggalan zaman. Tidak ingin kalah dengan para pemain muda, pemain yang sempat merumput bersama Villarreal itu lebih aktif menggunakan media sosial Twitter dibanding media sosial lainnya.

Bahkan Pires dikenal sebagai salah satu pesepakbola yang komunikatif dengan follower-nya di Twitter. Sejak membuka akunnya pada Mei 2010, saat ini akun Twitter Pires, @piresrobert7 telah memiliki 705rb follower.

2


Euro sudah menjadi panggung besar bagi semua pemain hebat yang berasal dari benua Eropa. Maka dari itu, tak heran jika banyak pemain yang selalu ingin tampil dan berkontribusi di turnamen empat tahunan itu.

Dan faktanya, ternyata ada beberapa pemain yang pernah berjaya di pagelaran sepakbola terakbar di Benua Eropa tersebut tapi bisa kembali ke turnamen tersebut walaupun dalam kapasitas yang berbeda yakni sebagai pelatih tim nasional mereka. Berikut ini adalah rangkuman 5 faktanya.

1. Marco van Basten

Pemain
Marco van Basten merupakan pemain penting Belanda di Euro 1988. Ia menjadi top skor di turnamen tersebut dengan berhasil mencetak sebanyak 5 gol dan sekaligus mengantarkan tim Oranje meraih juara.

Piala Eropa 1988 jadi saksi era kejayaan tim nasional Belanda, dan sekaligus sebagai puncak popularitas seorang Marco Van Basten. Di ajang yang diselanggarakan di Jerman Barat inilah pemain-pemain yang tengah matang secara performa, diantaranya Marco van Basten, Ruud Gullit, Frank Rijkaard, dan Ronald Koeman, disebut-sebut sebagai “The Dream Team” kedua yang dimiliki Tim Oranye setelah era Johan Cruyff.

Pelatih
20 tahun kemudian, tepatnya tahun 2008, Van Basten kembali ke turnamen Euro dengan posisi sebagai pelatih yang menangani timnas Belanda di Euro 2008. Dibawah instruksi Van Basten, Belanda tampil hebat di babak penyisihan grup dengan mengalahkan juara dunia Italia dan runner up Piala Dunia, Prancis. Sayang, Tim Oranje harus tersisih lebih awal saat kalah dari Rusia, yang justru juga dilatih oleh pelatih asal Belanda, Guus Hiddink dengan skor 3-1 setelah perpanjangan waktu.

2. Frank Rijkaard

Pemain
Di masa jayanya, Frank Rijkaard dianggap sebagai salah satu gelandang yang komplit. Selain Marco van Basten dan Ruud Gullit, Frank Rijkaard juga termasuk salah satu anggota generasi emas kedua Belanda pada era 80-an. Rijkaard aktif di timnas Belanda pada periode 1981-1994. Berposisi sebagai gelandang bertahan atau bek tengah, Rijkaard berhasil mempersembahkan satu-satunya gelar juara untuk Belanda hingga saat ini, yakni memenangi ajang Piala Eropa 1988 di Jerman Barat.

Rijkaard kembali terdaftar kala timnas Belanda lolos di Euro 1992. Di periode tersebut, Rijkaard berhasil mencetak gol melawan Jerman di babak fase grup, dan kembali mencetak satu gol di semifinal melawan Denmark, walaupun kemudian Belanda tersingkir lewat adu penalti.

Pelatih
Bulan Agustus 1998, KNVB (PSSI nya Belanda) mengangkat Rijkaard sebagai pelatih Belanda. Dibawa komando Rijkaard, Belanda cukup sukses melakoni 22 pertandingan dengan rekor menang delapan kali, draw 12 kali dan kalah dua kali.
 
Di bawah Frank Rijkaard, Tim Oranje mendapat pujian karena bermain baik di Euro 2000. Mereka mampu menyapu bersih pertandingan penyisihan grup dengan kemenangan setelah  mengalahkan Prancis 3-2, Republik Ceko 1-0 dan Denmark 3-0 untuk lolos ke perempat final. Di perempat final, Belanda mengamuk setelah menghajar Yugoslavia dengan skor 6-1 dan kemenangan terbesar sepanjang turnamen. Namun, Belanda akhirnya harus mengakui ketangguhan Italia di babak semifinal setelah menyerah lewat adu penalti.

3. Dino Zoff

Pemain
Sebelum putaran final Euro 1968 bergulir, Dino Zoff mungkin tidak berpikir dirinya akan menjadi salah satu aktor penting keberhasilan timnas Italia di turnamen tersebut. Sampai Maret 1968, Zoff belum juga dipanggil untuk membela tim senior Italia meskipun usianya kala itu sudah menginjak 26 tahun. Waktu itu, kiper utama timnas Italia adalah Enrico Albertosi.

Zoff membantu Italia untuk memenangkan Euro 1968 meski Zoff sendiri baru membuat debut internasionalnya di perempatfinal kualifikasi Euro, 20 April 1968 saat Italia melawan Bulgaria. Gara-gara aksinya pada laga itu yang dimenangkan oleh Italia dengan skor 2-0, Zoff berhasil menggeser Albertosi sebagai kiper utama Italia di Euro 1968. Selama Euro 68 berlangsung, Zoff bersinar dengan membuat berbagai penyelamatan gemilang sepanjang turnamen. Aksi fenomenal Zoff terjadi di laga semifinal kontra Uni Soviet. Ia menggagalkan peluang emas Albert Schesternev dan Aleksandr Lenev. Dan pada akhirnya, Dino Zoff dinobatkan sebagai Kiper Terbaik di Euro 1968.

Kemudian, di Euro 1980, Italia kembali tampil tapi hanya sanggup finis di posisi empat. Pada edisi Euro kali ini, Zoff hanya kebobolan satu gol dan mengemas tiga clean sheet sehingga kembali terpilih sebagai Kiper Terbaik.

Pelatih
Pada Euro 2000, Dino Zoff kembali berlaga di kejuaraan tersebut namun sebagai Pelatih. Sebagai pelatih, pada tahun 1998, Zoff dipercaya oleh FIGC (PSSI nya Italia) untuk melatih Timnas Italia. Zoff berhasil merombak sistem pasif klasik milik Gli Azzuri yang terkenal dengan pertahanan ala catenaccio menjadi lebih agresif dan menyerang. Zoff berhasil membawa Italia menembus partai final Euro 2000, sebelum dikalahkan secara dramatis oleh Perancis.

4. Michael Platini

Pemain
Di Euro 1984, Prancis menjadi favorit turnamen karena adanya segiempat magis di lini tengah, yaitu Jean Tigana, Alain Giresse, Luis Fernandez, dan Michel Platini. Di Euro 84 juga, Michel Platini dipercaya memegang ban kapten timnas Prancis karena predikatnya sebagai pemain terbaik dunia tahun 1983. Tetapi, tidak hanya mengapteni timnas Prancis hingga berhasil meraih juara, Platini juga menjadi topskor serta pemain terbaik di Euro 1984.

Platini bermain dan mencetak gol dalam seluruh lima pertandingan yang dimainkan Prancis, termasuk torehan sembilan gol, dua di antaranya melalui hat-trick. Sampai saat ini belum ada yang sanggup melewati perolehan gol Platini dalam sejarah Euro.

Pelatih
Platini kembali ke Euro 2000 dengan status sebagai pelatih timnas Perancis kala itu. Platini diberi kepercayaan untuk memimpin Prancis di Final Euro 1992 dengan harapan bisa memberi tuahnya saat berhasil menjuarai Euro 1984. Sayang, Platini kemudian gagal memberikan prestasi karena Perancis gagal lolos dari fase grup setelah hanya meraih dua hasil imbang dan sekali kalah dari tiga pertandingan.

5. Franz Beckenbauer

Pemain
Sejak 1971, Franz Beckenbauer sudah dipercaya menjadi kapten Jerman Barat. Dan kepercayaan itu dia bayar lunas dengan berhasil membawa Timnas Jerman meraih gelar juara Piala Eropa dengan mengalahkan Uni Soviet 3-0 di Final. Pencapaian ini menjadi gelar internasional pertama untuk Der Kaiser dan ia meraihnya sebagai kapten tim. Nama Beckenbauer secara otomatis terpilih untuk masuk dalam tim terbaik turnamen Euro 1972.

Empat tahun berselang atau tepatnya pada tahun 1976, Beckenbauer bermaksud mengulangi kembali kesuksesannya di Euro. Tetapi, Jerman Barat kali ini gagal mempertahankan gelarnya setelah kalah dari Cekoslovakia di final lewat perpanjangan waktu.

Pelatih
Ketika Beckenbauer kembali ke Euro dengan status sebagai pelatih, dirinya dipercaya memimpin pasukan Jerman Barat di Euro 1988. Banyak pengamat yang mengatakan jika Jerman Barat akan mampu mengangkat trofi. Setelah imbang melawan Italia dan menang melawan Denmark dan Spanyol, perjalanan mereka di turnamen tersebut sangat bagus. Namun, Beckenbauer harus menerima kenyataan pahit tersingkir di babak semifinal dari Dream Team Belanda yang pada akhirnya menjadi juara.

3
General Discussion / Menilik Transfer Sepakbola Paul Pogba
« on: Today at 07:44:41 AM »

Salah satu berita transfer Liga Inggris yang sempat menyita perhatian yakni, transfer Paul Pogba telah selesai. Pemain asal Perancis tersebut akhirnya sukses kembali ke klub lamanya dengan nilai transfer yang besar.
Banyak yang terkejut ketika melihat hal tersebut mengingat, Pogba mendapatkan banyak tawaran saat itu. Namun, Pogba lebih memilih klub lamanya, Manchester United sebagai pelabuhan berikutnya dalam karirnya setelah memperkuat Juventus dalam waktu yang lama.
Tentunya, banyak orang heran akan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk meyakinkan Pogba bahwa United adalah klub yang tepat untuk dirinya. Menurut agen Pogba, Mino Raiola, masalah transfer ini sendiri memakan waktu yang lama yakni sekitar 1 tahun.
Dalam waktu satu tahun tersebut, Raiola menuturkan bahwa ia mengalami masalah yang sulit dalam meyakinkan beberapa pihak yang terlibat dalam urusan transfer Pogba. Karena banyaknya pihak yang terlibat maka, transfer tersebut memakan waktu yang lama.
Selain itu, masalah transfer ini juga harus bersinggungan dengan para pemegang hak sehingga, Raiola masih sulit dalam menemukan keselarasan antara banyak pihak agar rencana transfer tersebut bisa terealisasi.
Raiola bekerja keras agar hal tersebut bisa tercapai. Ia bergerak berlandaskan motivasi yang besar untuk membuat pemain yang ia urus agar ia bisa mendapatkan klub yang sesuai dengan yang dinginkan sang pemain dan harapan sang pemain.
Untuk merealisasikan hal tersebut, Raiola mengaku bahwa ia harus melakukan berbagai macam cara agar bisa menyukseskan hal tersebut.
Hasilnya, Raiola sukses mendaratkan Pogba di tim setan merah dan bisa membuat jalur bagi banyak pihak yang tergabung dalam proses transfer ini agar mereka bisa selaras dalam proses transfer dari pemain bernomor punggung 6 ini.

4

David Luiz sudah resmi menjadi bagian dari Arsenal. Pemain asal Brasil tersebut diyakini bisa menjadi solusi yang tepat guna menangkal masalah pertahanan Arsenal yang terbilang buruk. Di musim kemarin, Arsenal harus kebobolan 51 gol. Untuk itu, Unai Emery memilih untuk merekrut David Luiz guna memperkuat barisan pertahanan Arsenal. Disamping itu, David Luiz menjadi pemain kesekian yang pindah dari Chelsea ke Arsenal. Lantas, siapakah yang mendahului David Luiz dengan melakukan hal yang sama?
Petr Cech
Kiper asal Ceko ini lebih dulu melakukan hal itu. Sempat merumput di Chelsea dalam waktu yang lama, sang pemain akhirnya memutuskan untuk pindah ke Arsenal pada tahun 2015. Ia sempat menjadi kiper utama klub asal London tersebut selama 4 musim.
Sang pemain mencetak 139 caps selama bermain di Arsenal. Kiprah Cech turut berpengaruh bagi Arsenal karena, Arsenal terbilang Tangguh dalam urusan pertahanan saat Cech mengambil alih tugas kiper.
Yossi Benayoun
Arsenal sempat membuat langkah mengejutkan dengan meminjam Yossi Benayoun pada musim 2011/2012. Sayangnya, kiprah sang pemain terbilang tidak baik karena, ia harus menjalani musim yang sulit di Arsenal.
Disana, sang pemain tidak dapat bermain dengan baik dan jarang dimainkan. Untuk itu, ia kembali ke Chelsea. Setelah itu, sang pemain akhirnya dipinjamkan ke The hammers pada musim depan.
Lassana Diarra
Pemain Asal Prancis ini sempat berpindah dari Chelsea ke Arsenal. Disana, sang pemain bermain hanya sebentar, satu musim saja. Kiprahnya terbilang kurang memuaskan karena, ia hanya mencetak 13 caps saja selama bermain disana.
Setelah itu, ia bergabung dengan Portsmouth karena penampilan yang kurang memuaskan saat bermain di Arsenal.

5

Dicalonkan sebagai pemegang Ballon D’Or pada musim ini, Virgil Van Dijk bersikap santai. Pemain asal Belanda tersebut mengaku tidak terlalu memusingkan hal itu. Sang pemain memilih untuk fokus dalam bermain. Van Dijk menyerahkan semuanya kepada pemilih karena, ia yakin para pemilih bisa paham siapakah yang cocok untuk meraih gelar itu. Musim ini, Van Dijk dicalonkan sebagai calon terkuat untuk meraih gelar tersebut karena pencapaian sang pemain yang sangat luar biasa pada musim ini.
Di musim pertamanya, ia berhasil mendapatkan si kuping besar, trofi UCL dengan mengalahkan Tottenham Hotspur di babak final. Van Dijk juga muncu sebagai salah satu bek yang bersinar karena, ia berhasil membuat tembok Liverpool semakin tebal. Bersama bek Liverpool lainnya, ia berhasil membuat Liverpool sebagai klulb yang paling sedikit kebobolan. Pencapaian ini tentunya sangat luar biasa karena, tidak ada klub yang berhasil mencatatkan pencapaian tersebut.
Selain itu, Van Dijk juga berhasil meraih gelar tersebut sebagai bek dengan cetakan gol yang produktif. Terkadang ia suka membantu serangan dengan maju kedepan dan mencetak gol. Tentunya, hal ini menjadi nilai plus yang jarang dimiliki oleh bek di Eropa lainnya. Karena itu, sang pemain dijagokan sebagai sosok pemain yang dapat meraih gelar Ballon D’or sekaligus mengalahkan para pemain lainnya.
Jika sang pemain berhasil meraih gelar itu, ia kembali meneruskan tradisi jika gelar itu tidak lagi diraih oleh Ronaldo atau Messi. 2 musim sebelumnya, Messi dan Ronaldo terus bersaing untuk mendapatkan gelar itu. Karena itu, hal itu sempat patah saat Modric meraih gelar tersebut di musim lalu. Modric tampil gemilang dengan Madrid dan Kroasia. Karena itu, van Dijk tentuya bisa mendapatkan hal yang serupa. Jika ia berhasil melakukannya maka, ia tentunya bisa menjadi pemain yang meneruskan tradisi ini dan mengalahkan Ronaldo dan Messi.

6

Gagal dipinang oleh Manchester United, masa depan Paulo Dybala masih tanda tanya. Pemain asal Argentina tersebut dikabarkan masih berada di pintu keluar Juventus. Meski menegaskan kalau ia ingin bertahan, sang pemain akan dilepas oleh Juve. Berikut 3 klub yang berpotensi untuk mendapatkan jasa pemain ini.
Tottenham Hotspur
Menurut Sky Italia, Spurs sudah melayangkan tawaran senilai 70 juta euro. Namun, belum ada tanggapan dari Juve. Spurs terlihat sangat serius untuk meminang Dybala karena, Spurs berambisi untuk meraih gelar Eropa pada musim ini.
Di musim lalu, Spurs sukses masuk ke final UCL. Tapi, mereka kalah di tangan Liverpool sehingga, Spurs berambisi untuk kembali mencetak hal yang serupa. Jika Spurs berhasil mendapatkan Dybala maka, sang pemain bisa menjadi tenaga tambahan yang sangat besar karena, Dybala merupakan salah satu pemain yang hebat di Eropa.
Inter Milan
Menurut Bola, Dybala dikabarkan enggan pergi dari Italia. Karena itu, klub-klub di Italia berpeluang untuk mendapatkan sang pemain. Inter Milan disebut-sebut sebagai kandidat terkuat untuk mendapatkan dirinya karena, Inter ingin mencari pengganti Mauro Icardi.
Icardi yang sempat menjadi andalan Inter dikabarkan tidak masuk dalam rencana masa depan Conte selaku pelatih baru Inter. Karena itu, Inter ingin mencari pengganti Icardi. Dybala bisa menjadi teman duet Lukaku disana. Resikonya, ia harus berhadapan dengan Juventini karena, Inter adalah musuh bebuyutan Juventus.
PSG
Bersamaan dengan kabar akan dilepasnya Neymar, PSG berupaya untuk mencari pengganti Neymar. Paulo Dybala masuk sebagai calon pengganti sang pemain. Neymar dikabarkan sudah berbicara dengan Madrid dan ingin pindah kesana.
Karena itu, hal ini bisa menjadi sebuah hal yang besar dan PSG harus segera mencari pengganti sang pemain. Tentunya, sosok Dybala sebagai pengganti yang cocok karena, ia memiliki kemampuan yang sangat baik disana.

7
General Discussion / 3 Pengganti Romelu Lukaku
« on: Today at 07:43:31 AM »

Romelu Lukaku telah resmi berlabuh ke Inter Milan. Ole Gunnar Solskjar kini kesulitan mencari pengganti sang pemain karena, MU hanya punya stok satu striker utama, Marcus Rashford. Siapakah yang cocok untuk menggantikan Lukaku disana?
Fernando Llorente
Sang pemain kini masih menganggur dan berstatus free agent. Ia telah dilepas oleh Spurs karena kontraknya berakhir di musim 2018-2019. Karena itu, Llorente diprediksi menjadi calon terkuat untuk bermain di MU menggantikan Lukaku.
Bersama Spurs, ia sukses tampil sebagai pemain pengganti yang apik. Meski jarang dimainkan, sang pemain sukses menunaikan tugasnya sebagai pemain pengganti dengan mencetak beberapa gol saat dimainkan. Dengan begitu, sang pemain terlihat sebagai salah satu pemain yang tepat untuk menggantikan Lukaku.
Inaki Williams
Bermain di Athletic Bilbao, sang pemain menunjukkan penampilan yang impresif. Ia berhasil mencetak 49 gol selama bermain disana. Untuk mendapatkannya, MU diprediksi harus melepaskan uang besar karena, Bilbao masih membutuhkan jasanya.
Usianya yang masih muda diyakini menjadi faktor plus tambahan. Inaki masih bisa berkembang menjadi lebih baik sehingga, ia bisa menjadi pemain yang hebat. Karena itu, MU dikabarkan tertarik meskipun Bilbao masih enggan untuk melepas sang pemain.
Robert Lewandowski
Lewie, sapaan akrab sang pemain diyakini bisa menjadi salah satu pemain yang didapatkan oleh tim setan merah. Dilansir dari berbagai sumber, Lewie dikabarkan kecewa akan pergerakan Bayern di bursa transfer musim ini sehingga, sang pemain ingin agar ia bisa segera hengkang.
MU juga dikabarkan sudah tertarik untuk meminang sang pemain sejak lama. Jika berhasil memberikan mahar yang tepat, MU bisa mendapatkan tenaga tambahan yang hebat karena, lewie dikenal sebagai salah satu striker hebat dengan tingkat gol yang tinggi dalam setiap pertandingannya.

8

Musim 2019/2020 baru saja bergulir kembali untuk Liga Inggris. Liverpool memulai musim dengan kemenangan yang pasti. Meski baru bergulir, muncul beberapa prediksi terkait rekor-rekor yang kemungkinan akan dipecahkan di akhir musim nanti. Lantas, rekor apa saja yang kemungkinan bisa terpecahkan?
Mo Salah Hat-trick sepatu emas
Mo Salah telah menjadi fenomena di EPL. Pemain asal Mesir tersebut berhasil meraih sepatu emas sebanyak 2 kali, menjadi top skorer 2 musim berturut-turut dan melewati rekor gol Cristiano Ronaldo dan Thierry Henry. Bukan tidak mungkin ika sang pemain akan kembali meraih sepatu emas dan mencetak rekor baru.
Salah diprediksi masih bisa mempertahankan supremasinya sebagai striker papan atas EPL. Di laga pertamanya, ia telah mencetak 2 gol dan sukses muncul sebagai man of the match. Karena itu, bukan tidak mungkin jika ia kembali meraih piala sepatu emas.
Gol terbanyak bagi satu klub – Sergio Aguero
Saat ini, rekor gol terbanyak dipegang untuk satu klub dipegang oleh Wayne Rooney. Bukan tidak mungkin, rekor itu akan dipecahkan oleh Aguero. Pemain asal Argentina tersebut hanya membutuhkan 20 gol lagi! Kini, ia telah mencetak 164 gol untuk Man.City sejak bermain di Liga Inggris pada tahun 2011.
Tentunya, ia bisa saja dengan mudah memecahkan rekor tersebut mengingat, Aguero memiliki kemampuan di atas rata-rata. Selain itu, rata-rata gol yang ia cetak dalam satu musim sangat tinggi sehingga, sang pemain berpeluang untuk memecahkan rekor tersebut.
Meraih gelar EPL 3 kali berturut-turut – Manchester City
Man.City bisa meraih gelar EPL untuk ketiga kalinya berturut-turut. Dengan komando Pep Guardiola dan pemain-pemain berkualitas, Pep bisa mempersembahkan gelar itu lagi. Namun, gelar ini tentunya tidak yang pertama karena, Man.United sudah melakukannya pada tahun 2001 lalu.

9


Liverpool mungkin boleh berbangga dengan track record sebagai klub Inggris yang paling sukses dalam pentas sepakbola Eropa. Liverpool sudah memenangkan lima Piala Eropa dengan sejumlah gelar kontinental lainnya.

Namun, pencapaian Liverpool dalam ajang domestik tidaklah sesukses dengan catatan mereka di kompetisi Eropa. The Reds ternyata tidak berada di posisi teratas dalam raihan gelar domestik utama di Inggris seperti Premier League (First Division), FA Cup dan Piala Liga, masih kalah dari klub Manchester United. Bahkan Liverpool masih tertinggal untuk di pentas domestik.

Dan berikut 5 Fakta tim Inggris peraih gelar domestik utama terbanyak:

1. Chelsea Dengan Catatan 17 Gelar Domestik (5 Liga, 7 FA Cup, 5 Piala Liga)

Chelsea menjadi salah satu klub di Inggris yang mempunyai koleksi gelar domestik utama cukup banyak, khususnya setelah kepemilikan Chelsea diambil alih oleh Taipan asal Rusia, Roman Abramovich dan kala masih dibesut oleh The Happy One, Jose Mourinho. Sampai sejauh ini, Chelsea sudah berhasil mengumpulkan 17 gelar dengan gelar FA Cup jadi yang terbanyak dengan torehan 7 trofi.

Chelsea terakhir kali berhasil merebut gelar juara domestik dua musim lalu, ketika tim yang kembali dibesut Jose Mourinho tersebut mengawinkan trofi Premier League dan Piala Liga bersama Jose Mourinho. Dan di akhir musim 2016/2017, Chelsea masih berpeluang menambah gelar Premier League jika melihat performa pasukan Antonio Conte sangat kokoh di puncak klasemen dengan selisih 10 poin dari peringkat kedua, Tottenham Hotspurs.

2. Aston Villa Dengan Catatan 19 Gelar Domestik (7 Liga, 7 FA Cup, 5 Piala Liga)

Aston Villa yang bermarkas di Villa Park, Birmingham dari tahun 1897 hingga sekarang dianggap sebagai salah satu klub di Inggris yang penuh dengan catatan sejarah. Klub yang didirikan pada 1874 silam ini pernah menyabet berbagai macam gelar domestik pada akhir abad 19 dan awal abad 20. Aston Villa termasuk salah satu klub pendiri Liga Sepak Bola (Football League) pada tahun 1888 serta Liga Utama pada tahun 1992.

Masa paling sulit pernah dialami oleh Aston Villa saat mengalami degradasi hingga ke Divisi Tiga di tahun 1971. Musim 1982/1983 di bawah asuhan manajer Tony Barton, Aston Villa berhasil menjuarai Piala Champions Eropa dengan mengalahkan raksasa Jerman, Bayern Munchen 1-0 dan diiringi Piala Super Eropa setahun kemudian. Aston Villa menjadi satu dari hanya 4 klub asal Inggris yang pernah menjuarai kompetisi papan atas Eropa.

Catatan apik Aston Villa yaitu mengoleksi 19 gelar domestik utama dengan FA Cup jadi yang terbanyak yaitu 7 trofi. Villa terakhir kali mampu meraih gelar domestik pada musim 1995-96 saat berhasil mengangkat Piala Liga Inggris.

3. Arsenal Dengan Catatan 27 Gelar Domestik (13 Liga, 12 FA Cup, 2 Piala Liga)

Fakta ketiga, yaitu Arsenal atau yang juga lebih dikenal sebagai Meriam London. The Gunners yang saat ini dilatih oleh pria berkebangsaan Perancis, Arsene Wenger telah memenangkan total 27 gelar domestik utama termasuk 13 gelar liga. Arsenal terakhir kali merasakan piala domestik saat musim 2014/15, ketika mereka berhasil memenangkan FA Cup. Dan, musim ini, Tim Meriam London masih mempunyai kesempatan besar untuk memenangkan trofi domestik lagi setelah berhasil lolos ke babak perempat final.

Tuk Informasi, Arsenal yang didirikan pada tahun 1886 di Woolwich, Inggris yang kemudian tahun 1893 menjadi klub pertama dari selatan Inggris yang bergabung dalam kompetisi Football League. Di ajang Premier League, Arsenal termasuk salah satu klub yang belum pernah merasakan degradasi. Tak hanya itu, Arsenal juga merupakan tim sepak bola pertama yang memperkenalkan penggunaan angka pada jersey.

4. Liverpool Dengan Catatan 33 Gelar Domestik (18 Liga, 7 FA Cup, 8 Piala Liga)

Liverpool dimasa lalu pernah menjadi klub yang paling menakutkan di Inggris dan Eropa. Liverpool berhasil memenangkan 5 trofi Liga Champions UEFA (dulu Piala Champions) dan menjadi klub dengan pemegang gelar juara Liga Champions UEFA terbanyak di daratan Inggris dan ketiga terbanyak di Benua Eropa bersama klub asal Jerman, FC Bayern Munchen, dan setelah Raksasa Real Madrid dan AC Milan. Tak hanya itu, Liverpool juga menjadi pemegang 3 gelar juara Liga Eropa UEFA dan Piala Super UEFA.

Tak hanya di kancah Eropa, Liverpool di kejuaran domestik juga sudah mengoleksi 33 trofi domestik utama Inggris. The Reds memang beberapa tahun terakhir belum pernah menjadi juara Premier League tapi Liverpool terakhir kali berhasil menyabet gelar pada musim 2011/12 dengan memenangkan Piala Liga. Liverpool yang sekarang di nahkodai pelatih asal Jerman, Jurgen Klopp masih menjadi pemegang rekor juara Piala Liga terbanyak dengan koleksi 8 gelar.

5. Manchester United Dengan Catatan 37 Gelar Domestik (20 Liga, 12 FA Cup, 5 Piala Liga)

Keberhasilan Jose Mourinho mempersembahkan trofi EFL Cup beberapa waktu lalu untuk Manchester United membuat bertambahnya koleksi gelar domestik utama The Red Devils. Total, Setan Merah sudah mengoleksi gelar domestik di daratan Inggris sebanyak 37 kali.

Dan di musim ini, Setan Merah dibawah asuhan pelatih anyar Jose Mourinho masih berpeluang menambah gelar di pentas domestik karena belum tersingkir dari pertarungan di FA Cup. Namun, tidak ada salahnya jika menyebut Manchester United sebagai klub tersukses di Britania Raya.

10


Sepakbola merupakan hiburan yang selalu menarik untuk diperbincangkan, diikuti, ditonton dan dinikmati bersama sama. Menikmati kemenangan maupun meratapi kekalahan menjadi warna tersendiri dalam sepakbola. Emosi bercampur aduk selalu mengiringi di setiap pertandingan sepakbola dan itu merupakan hal lazim bagi penggemar si kulit bundar. Menanti dengan sabar periode bursa transfer, dan menyumpah serapah setiap international break yang dianggap tidak menarik dan mengganggu jalannya liga yang padahal sedang berjalan seru.

Berbicara tentang liga, benua Eropa memang memiliki banyak penggemar di belahan dunia manapun. Sebut saja English Premier League alias Liga Primer Inggris, yang saat ini pesonanya tengah menggempita dimana-mana. Atau pun Seri A Italia yang meskipun turun pamor, namun tetap digemari saat ini. Mayoritas penggemar sepakbola, menggilai tim favorit mereka apapun caranya, meski terkadang harus bersentuhan dengan hukum. Liga-liga besar tadi memiliki daya tarik tersendiri dan kemampuan menciptakan banyak pemain berkualitas. Salah satu liga besar yang juga banyak “melahirkan” pemain berbakat bagi timnas maupun terkenal hobi mengekspor talentanya ke liga besar lainnya adalah kompetisi Eredivisie.

Bagi kebanyakan penikmat sepakbola, apabila mendengar kata “Eredivisie” atau “Liga Belanda”, mungkin yang terlintas dalam benak adalah Ajax Amsterdam, PSV Eindhoven, atau Feyenoord Rotterdam. Namun siapa sangka, kalau Eredivisie juga memiliki beberapa aspek lainnya yang tidak kalah menarik dibanding liga Eropa lainnya. Sejak diperkenalkan kepada publik Belanda di tahun 1956 hingga sekarang, Eredivisie memiliki fakta fakta unik. Dan berikut adalah 5 fakta menarik mengenai Eredivisie:

1. Ajax Amsterdam adalah Klub Dengan Pemegang Gelar Terbanyak Dalam Sejarah Eredivisie.

Ajax Amsterdam adalah sebuah klub asal Amsterdam yang memiliki 33 gelar Eredivisie dan terbanyak diantara klub-klub lainnya yang berkiprah di Eredivisie, dan disusul oleh PSV Eindhoven dengan raihan 23 gelar serta Feyenoord dengan raihan 14 gelar liga. Ajax juga sepanjang sejarah dikenal sebagai klub yang dikenal berhasil menghasilkan banyak pemain berkualitas, salah satunya seperti Patrick Kluivert Legenda Sepakbola Belanda, Zlatan Ibrahimovic, dan paling gres adalah Striker Barcelona, Luis Suarez.

2. Afonso Alves, Pencetak Gol Terbanyak Dalam Satu Laga di Eredivisie.

Mungkin jarang yang mengenal seorang Afonso Alves. Sebelumnya, Alves merupakan pencetak rekor sensasional, kala masih bermain untuk klub SC Heerenveen di Liga Belanda, Afonso Alves membukukan tujuh gol saat klubnya sibuk membantai Heracles Almelo dengan skor 9-0. Tujuh gol ia bukukan yang menjadi rekor pencetak gol terbanyak dalam satu pertandingan Eredivise atas namanya sendiri dan belum terpecahkan hingga sekarang.

Namun, setelah Afonso pindah ke Premier League dengan membela klub Middlesbrough, namanya tidak terdengar lagi hingga akhirnya di musim 2009/10 ia dilepas ke Al Sadd di Qatar. Afonso Alves bisa dibilang merupakan salah satu pemain dengan kategori "One Season Wonder".

Alves memang sempat dipuja publik Middlesbrough, sayangnya, ekspektasi dari the Boro sangat berlebihan. Premier League masih terlalu besar bagi Alves. Pria asal Brazil itu sempat digadang gadang untuk menjadi the next Mark Viduka, namun hasilnya suram. Alves hanya mampu mencetak 10 gol dari 42 caps.

3. Con Dillen, Pencetak Gol Terbanyak Dalam Sembilan Laga

Masih dalam urusan mencetak gol di Eredivise, Fakta berikutnya adalah Penyerang legendaris PSV Eindhoven, Con Dillen yang mampu membukukan 20 gol hanya dalam 9 pertandingan. Aksi gilanya tersebut dimulai dari tanggal 27 Januari 1957 hingga 31 maret 1957. Hingga akhir musim 1956/1957, Con Dillen berhasil mencatatkan 43 gol secara keseluruhan dalam satu musim kompetisi.

4. Saluran Televisi Fox Sports, Pemegang Hak Siar Eksklusif Eredivisie Hingga 12 Tahun Kedepan.

Fakta keempat dari Liga Belanda atau Eredivisie yaitu Fox Sport, salah satu saluran televisi berbayar tercatat dari musim 2013/14 resmi menjadi pemegang hak siar Eredivisie hingga 12 tahun mendatang, Wouww.

Perusahaan asal Australia ini mengikat kontrak dengan KNVB (PSSI nya Belanda) dengan biaya €1 juta atau setara Rp 14,3 miliar. Angka tersebut senilai dengan 51 persen dari kepemilikan saham marketing dan media Eredivisie (EMM) melalui persetujuan dari KNVB dan TV partner, Endemol.

5. Eredivisie Bekerjasama Dengan Rumah Judi Pada Musim 2002-2005.

Ini adalah fakta terakhir yang cukup mencengangkan. Memasuki musim 2002, Eredivisie menjadi satu-satunya Liga di Benua Eropa yang disponsori oleh sebuah rumah judi. Kala itu, KNVB bekerjasama dengan sebuah rumah judi di Belanda yang kemudian mengubah nama resmi Eredivisie yang menjadi Holland Casino Eredivisie. Namun hal tersebut tidak berlangsung lama karena oleh pemerintah Belanda sangat menentang kesepakatan tersebut karena dianggap illegal, dan kurang etis jika disematkan sebagai satu sponsor olahraga.

Faktanya, pada tahun 2006, Eredivisie kembali disponsori oleh rumah lotere, yang bernama Sponsorloterij. Ckckckck!

11

Kiper Chelsea saat ini, Thibaut Courtois menjadi salah satu pemain yang diandalkan oleh Chelsea sehingga, sang pemain tentunya menjadi salah satu andalan di Chelsea dan banyak hal mengenai fakta berita bola sang pemain yang perlu diketahui.
Courtois yang sekarang ini berposisi sebagai kiper, awalnya bukanlah seorang kiper. Sang pemain ternyata malah berposisi sebagai bek kiri. Nampaknya, sang pemain lebih bisa menunjukkan kemampuannya kala bermain sebagai seorang kiper sehingga, ia tentunya lebih memilih untuk berada diposisi kiper.
Penampilannya yang bagus kala berada dibawah mistar gawang mengundang minat Chelsa untuk mendapatkan sang pemain. Sayangnya, Courtois kala itu tidak berhasil menggeser posisi Petr Cech kala berada dibawah mistar gawang Chelsea.
Karena itu, sang pemain akhirnya diputuskan untuk dipinjamkan ke Atletico Madrid. Di Atletico, sang pemain mampu menunjukkan performa yang mengesankan. Karena itu, ia akhirnya dijadikan sebagai kiper utama dalam Atletico.
Karena terkesan akan kemampuan sang pemain, Chelsea akhirnya mengambil kembali Courtois dan sang pemain akhirnya bisa kembali keklub itu. Karena itulah, sang pemain tentunya menjadi milik Chelsea hingga sekarang. Selain itu, ia juga menggeser posisi kiper utama Chelsea kala itu yakni, Petr Cech.
Selain menjadi kiper utama di Chelsea, ia juga menjadi  kiper utama di Timnas Belgia. Sang pemain dengan kemampuan yang bagus ini tentunya memang terpilih sebagai kiper dari Belgia sehingga, ia tentuyna bisa menjadi salah satu bagian utama dari Belgia hingga sekarang.
Kemampuan Courtois dibawah mistar gawang memang tidak diragukan lagi karena, ia memang seorang kiper yang sangat bagus. Karena itulah, ia akhirnya bisa naik sebagai penjaga gawang utama diberbagai macam klub yang ia perkuat.

12
General Discussion / Roma Bantah Akan Jual Klub
« on: Today at 07:41:53 AM »

Salah satu klub papan atas Serie A Italia, AS Roma membantah bahwa mereka akan menjual klub tersebut. hal ini diungkapkan sendiri oleh sang presiden dalam menanggapi rumor yang berdatangan mengenai rencana I Lupi yang akan menjual Roma.
James Palotta selaku presiden dari Roma mengungkapkan bahwa Roma tidak akan dijual. Selain itu, ia tetap tidak akan membuka rencana tersebut. hal ini sekaligus membantah rumor-rumor yang beredar mengenai rencana Roma untuk menjual klub ini.
Mengenai rumor yang beredar, Roma dikabarkan akan menjual klub terhadap pihak-pihak yang berasal dari Cina. Namun, Palotta selaku presiden dari klub berjuluk I Lupi tersebut mengaku tidak akan menjual klub ini kemanapun.
Untuk rumor mengenai dirinya yang berbicara dengan pihak Evergrade atau perusahaan dari Cina, sang presiden mengatakan bahwa ia sendiri tidak ikutan mengenai masalah tersebut. Hal ini sekaligus menegaskan bahwa Roma tidak untuk dijual.
Menanggapi rumor yang beredar, sang presiden mengatakan bahwa rumor tersebut benar-benar konyol dan tidak benar. Selain itu, ia juga menambahkan bahwa kabar yang ada tidak bertanggung jawab karena, hal tersebut tidak benar adanya.
Nampaknya, isu mengenai penjualan klub ke negeri tirai bambu semakin merebak kencang. Hal tersebut membuat Roma terkena isu ini. Mengenai hal ini, klub yang berasal dari ibukota ini tentunya langsung memberikan sanggahan akan masalah yang ada.
Tidak hanya menanggapi soal spekulasi mengenai isu penjualan Roma ke klub-klub di Cina. Palotta selaku presiden dari Roma juga memberikan tanggapan lagi mengenai hal tersebut.
Sang presiden mengatakan bahwa mereka juga tidak melakukan pembicaraan dengan pihak manapun untuk saat ini mengenai rencana untuk pembelian klub tersebut.

13
General Discussion / Pep Anggap Koeman Sebagai Mentor bagi Dirinya
« on: September 17, 2019, 01:08:24 PM »

Berita bola hari ini datang dari Pep Guardiola yang bercerita mengenai inspirasi dirinya dalam melatih. Dikenal sebagai salah satu pelatih yang hebat, Pep mengatakan bahwa ada beberapa nama yang menjadi sumber inspirasi bagi dirinya kala melatih.
Public mungkin sudah mengenal Johan Cruyff. Pemain legendaris asal negeri kincir angina tersebut memang dikenal sebagai sumber inspirasi bagi Pep. Pep sendiri mengatakan bahwa Johan Cruyff merupakan sosok yang mengajarinya tentang sepakbola indah.
Selain sosok Cruyff, masih ada sosok lainnya yang juga menginspirasi Pep kala melatih. Orang lainnya adalah, Ronald Koeman. Koeman juga menjadi sosok lainnya yang juga mengajari Pep mengenai gaya sepakbola.
Gaya kepelatihan yang diusung oleh Pep Guardiola adalah seputar penguasaan bola. Pep menekankan penguasaan bola sebagai ciri strategi utama yang selalu ia terapkan kala melatih beberapa klub seperti Barcelona, Man.City dan juga Bayern munchen.
Menurut Koeman, Guardiola memiliki keinginan belajar yang kuat sehingga ia ingin mengetahui mengenai gaya bersepakbola Belanda. Untuk itu, Koeman menceritakan bahwa Pep selaku pergi kepada dirinya untuk belajar lebih jauh mengenai ilmu kepelatihan.
Selain itu, Pep juga sangat menyukai gaya strategi yang diterapkan oleh Cruyff kala berada di Barcelona. Berkat inspirasi dari 2 sosok hebat tersebut, Pep kini menjelma menjadi salah satu pelatih terbaik didunia untuk saat ini.
Yang lebih menarik lagi adalah, pep akan berhadapan dengan Koeman dalam laga lanjutan Liga Inggris. Sang pelatih akan berhadapan lewat laga Man.City yang akan berhadapan dengan Everton besutan Ronald Koeman.
Akankah Pep bisa mengalahkan gurunya? Hal ini menjadi sebuah pertandingan yang menarik untuk disimak antara sang murid dan guru yang akan berhadapan dalam laga Liga Inggris.

14
General Discussion / Lukaku Akui Dapat Ilmu Banyak dari Henry
« on: September 17, 2019, 01:07:51 PM »

Keberadaan Thierry Henry di Timnas Belgia membawa dampak positif bagi pemain yang saat ini berlaga di Liga Inggris, Romelo Lukaku. Lukaku yang saat ini memperkuat Everton menyatakan bahwa ia banyak menyerap ilmu dari sang pemain.
Hal ini sendiri sudah ia rasakan kala memperkuat Belgia yang berhadapan dengan Bosnia Herzegovina. Dalam laga tersebut, Belgia mampu menang 4-0 dan Lukaku sendiri turut andil dalam mencetak gol kegawang Bosnia Herzegovina.
Menurut sang pemain, hal tersebut dikarenakan sumbangsih dari henry yang membuatnya tampil baik dalam pertandingan tersebut. Henry memberikan banyak ilmu kepada sang pemain sehingga ia tampil dengan baik.
Selain itu, Henry juga memberitahu Lukaku jika ia membuat kesalahan. Hal ini secara tidak langsung membantu Lukaku untuk menunjukkan performa yang bagus kala berada di timnas Belgia. Karena itu, sang pemain bisa tampil maksimal kala membela Belgia.
Tidak hanya membantu Lukaku saja, Henry juga membantu para pemain lainnya sehingga, mereka bisa berlaga dengan baik kala berlaga di lapangan hijau. Hal ini tentunya membawa dampak positif bagi Belgia kala berlaga dalam melawan tim lainnya.
Henry tidak hanya mengajarkan soal menyerang saja tapi, Lukaku juga mengatakan kalau sang pemain juga mengajarkan soal teknik bertahan yang baik. Hal ini dianggap sang pemain dapat memberikan dampak yang sangat besar kepada Belgia untuk selanjutnya.
Hasil positif yang diraih oleh Belgia membuat ia bercokol diperingkat pertama untuk sementara. Hasil ini tentunya sangat bagus karena, para penggawa Belgia mendapatkan kesempatan yang besar untuk lolos ke babak selanjutnya.
Belgia hanya tinggal mempertahankan posisi mereka agar bisa lolos ke babak selanjutnya dengan mudah untuk selanjutnya.

15
General Discussion / Berita Fakta Sepakbola tentang Juan Mata
« on: September 17, 2019, 01:07:40 PM »

Juan Mata yang merupakan pemain andalan dari Manchester United membuat banyak orang penasaran akan berita fakta sepakbola yang berkaitan dengan dirinya. Juan Mata bukan sembarang pemain sepakbola karena, ia sendiri merupakan seorang pemain yang hebat.
Ada beberapa hal menarik yang perlu diperhatikan mengenai pemain kelahiran Spanyol ini. Bakat dari Mata sendiri turun dari sang ayah. Sang ayah juga sempat menjadi pemain sepakbola professional dengan memperkuat Burgos FC kala itu. Selain itu, sang ayah berposisi sebagai seorang striker sehingga, bakatnya mungkin menurun dari sang ayah.
Selain pintar dalam hal sepakbola, Mata ternyata juga cepat belajar dalam urusan Bahasa. Ia tercatat hanya butuh waktu satu tahun untuk mempelajari Bahasa Inggris ketika diboyong ke Chelsea. Waktu 1 tahun tergolong cepat bagi seorang pemain untuk mempelajari Bahasa asing.
Selain soal kepintarannya dalam belajar Bahasa asing, sang pemain juga menggemari olahraga lainnya diluar sepakbola. Ia ternyata penggemar tenis dimana, ia rutin menyaksikan atlit tenis ternama yang juga berasal dari negara yang sama yakni, Rafael Nadal.
Tidak hanya kegemarannya akan tenis, sang pemain ternyata juga memiliki hobi seperti kebanyakan orang lainnya yakni, Travelling dan juga fotografi. Hal ini wajar mengingat, ia lahir di Spanyol dimana, ada banyak tempat keren disana sehingga, ia bisa meluangkan waktu untuk menangkap tempat-tempat indah di Spanyol.
Ia memang seorang pemain yang dapat diandalkan terutama dalam urusan mencetak gol. Namun, Mata sendiri bukan seorang pemain yang dapat mencetak gol dari sundulan. Hal ini dikarenakan tinggi tubuhnya yang terbilang pendek sehingga, ia sulit mendulang gol dari kepalanya. Ia bahkan butuh waktu 3 musim kala berlaga di Liga Inggris untuk mencetak gol dari kepalanya.

Pages: [1] 2 3 ... 162