Quick Login

Author Topic: Larangan Konsumsi Alkohol Diterapkan Untuk Euro 2016  (Read 1496 times)

CangKuBaRai

  • Hero Member
  • *****
  • Posts: 1397
  • Karma: +6/-65532
    • View Profile
Larangan Konsumsi Alkohol Diterapkan Untuk Euro 2016
« on: June 17, 2016, 10:37:25 PM »

Tidak dipungkiri memang alcohol seringkali disinyalir menjadi salah satu penyebab tindakan kriminalisme. Hal ini juga dilihat sebagai salah satu penyebab akan munculnya beragam tindakan kekerasan yang muncul di ajang Euro 2016. Karena itu, pemerintah Perancis dikabarkan akan melakukan pelarangan penjualan minuman keras selama ajang tersebut hanya pada sesaat dan sebelum pertandingan berlangsung.

Menurut pemerintah Perancis, ajang Euro 2016 akan berusaha untuk dijaga sebaik mungkin dengan mengurangi resiko akan munculnya kekerasan. Pelarangan dikabarkan akan dilakukan ketika sehari sebelum pertandingan tersebut berlangsung. Tidak hanya itu, pelarangan penjualan alcohol juga akan dilakukan pada daerah yang dirasa menjadi tempat yang berbahaya.

Tidak hanya minuman beralkohol, penjualan bir selama ajang Euro 2016 juga dilarang mengingat, minuman ini juga berpotensi menimbulkan keonaran diantara para supporter. Untuk itu, hal ini tentunya menjadi sebuah hal yang sangat berbahaya bagi banyak orang karena, alcohol dan bir tentunya bisa menimbulkan kasus kekerasan antar supporter.

Pemerintah Perancis sendiri dikabarkan sudah akan menetapkan larangan tersebut selama ajang Euro 2016 berlangsung. Karena itu, hal ini tentunya bisa menjadi sebuah langkah yang tepat bagi pemerintah untuk mengurangi resiko dimulainya konflik yang bisa terjadi antara para supporter ketika menenggak minuman keras saat sebelum atau sesudah pertandingan berlangsung.

Selain itu, UEFA juga melakukan langkah yang tegas dengan akan mendiskualifikasi Inggris dan Rusia dari Euro 2016 jika suporter dari kedua negara ini terlihat kembali berulah. Hal ini menjadi teguran keras bagi pihak FA dan juga RFA untuk mengatur supporter mereka agar tidak berulah kembali karena, hukumannya sendiri bisa merugikan timnas Inggris dan Rusia selama ajang ini berlangsung.