Quick Login

Author Topic: Morgan Schneiderlin Menggantikan Posisi Diarra Untuk EURO 2016  (Read 1112 times)

Pincuk

  • Hero Member
  • *****
  • Posts: 527
  • Karma: +0/-0
    • View Profile
Panggilan dari juru taktik Prancis Didier Deschamps terhadap Diarra untuk menangani posisi tengah di skuadnya pada EURO 2016 mendatang menjadi hal yang sia-sia ketika pemain Marseille ini harus mengalami cedera lutut. Berselang beberapa hari lagi, Prancis akan menunjukan taringnya sebagai tuan rumah namun Diarra tidak akan bermain di tim reguler Didier Deschamps.

Cedera lutut kirinya telah mengakhiri harapan Lassana Diarra untuk tetap berada di skuat Les Blues. Sampai sejauh ini, Sang pemain sudah berusia 31 tahun dan dianggap memiliki banyak pengalaman oleh sang pelatih namun dengan cedera lutut yang dialaminya ini membuat Deschamps menunjukan gelandang Manchester United sebagai penggantinya.

Katakan saja, Morgan Schneiderlin bakal menggantikan posisi Diarra di EURO 2016 ini dalam skuad Didier Deschamps. Meski Schneiderlin tidak menjalani musim yang baik dengan Manchester United di musim ini namun pemain berusia 26 tahun itu masih masuk dalam pantauan Deschamps dan masih dianggap sebagai salah satu pemain yang layak untuk memperkuat timnya.

Disamping itu, Diarra sudah masuk ke dalam daftar 23 pemain tim nasional Prancis yang akan berlaga di Euro 2016 setelah membuat 34 penampilan untuk Marseille musim ini. Hanya saja, Dewi fortuna tidak memihak kepada pemain berkulit gelap tersebut saat sang pemain harus mengalami cedera dan digantikan oleh Schneiderlin.

Gelandang Manchester United bernomor punggung #28 ini akan mengawali laga perdananya saat menghadapi Romania pada tanggal 10 Juni ini. Diharapkan oleh sang pelatih kalau Morgan Schneiderlin bakal tidak gentar saat ditunjuk olehnya, Apalagi peranan di bagian tengah begitu amat penting dimana sang pemain ditunjuk sebagai pembuka serangan di timnya.

Prancis pernah meraih gelar EURO pada 16 tahun lalu hingga di EURO 2016 ini, Anak asuhan Didier Deschamps diharapkan dapat mengulang kembali kejadian tersebut apalagi saat ini Prancis bertindak sebagai tuan rumah dan merupakan salah satu tim yang berpotensi tinggi untuk melangkah jauh pada kompetisi EURO ini.